SuaraJatim.id - Belasan siswa SMP 7 Kota Mojokerto terseret ombak saat bermain air di Pantai Drini Yogyakarta. Sebanyak 9 orang berhasil diselamatkan, sedangkan 3 orang dinyatakan tewas dan 1 orang masih hilang.
Korban tewas diketahui berinisial, AAA, RYP, dan MYA, mereka merupakan siswa kelas 7C SMP Negeri 7 Kota Mojokerto. Sedangkan satu korban lainnya berinisial BF hingga kini belum ditemukan dan madih dilakukan pencairan oleh Tim Sar Gunungkidul.
"Tiga siswa diketemukan dalam keadaan meninggal dunia dan 1 sampai saat ini masih dalam proses pencarian Tim SAR Gunungkidul," ujar Pj Walikota Mojokerto Ali Kuncoro saat pres konferensi, Selasa (27/1/2025).
Sementara identitas 9 orang siswa yang berhasil selamat yakni, yakni ER kelas 7C, DK kelas 7C, PA kelas 7A, BG kelas 7B, MZ kelas 7E, AR kelas 7E, AM kelas 7C. Dari 9 orang tersebut, AR dan AM masih harus dilakukan perawatan intensif di RSUD Sarjito karena mengalami iritasi lambung.
"Tentu ini karena kondisi yang dialami yang tidak sama. Sebanyak 7 siswa di Rumah Sakit Saptosari sudah ikut kembali dengan rombongan, sudah persiapan pulang menuju Kota Mojokerto," ucap Ali.
Ali Kuncoro menyebutkan, seluruh siswa yang mengalami kecelakaan air ini merupakan siswa SMP Negeri 7 Kota Mojokerto. Mereka mengikuti kegiatan outing class ke Gunung Kidul, Yogyakarta yang diadakan pihak sekolah.
Total ada sebanyak 257 siswa dari kelas 7 maupun kelas 8 SMP Negeri 7 Kota Mojokerto yang mengikuti outing class. Mereka berangkat dari Mojokerto menggunakan 5 kendaraan bus pukul 21.00 WIB.
Kemudian, rombongan tiba di RM Hutama Pantai Drini sekira pukul 04 00 WIB. Sekira pukul 06.00 WIB sebanyak 13 itu kemudian bermain air di pantai. Nahasnya mereka terseret ombak. Sebanyak 9 orang berhasil diselamatkan.
Ali mengaku masih melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengetahui update informasi secara berkala.
Baca Juga: Nahas! Belasan Siswa SMP 7 Kota Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini Yogyakarta
"Kita juga melakukan pendampingan keluarga korban, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus santunan sebagai kewajiban kami," kata Ali.
Dia menyampaikan saat ini rombongan siswa yang mengikuti outing class sudah dalam perjalanan kembali ke Mojokerto. Sedangkan 3 jenazah siswa yang menjadi korban juga sudah dipulangkan menuju ke Mojokerto sejak pukul 15.00 WIB.
"Tentu akan kita kawal dan perhatikan dengan baik agar sesuai dengan harapan kita semua," pungkasnya.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban