SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari sepak bola Jawa Timur (Jatim). Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini meninggal dunia, Senin (7/4/2025) sekitar pukul 12.25.
Fahrizal Arnas humas Aprov PSSI Jatim mengatakan, almarhumah meninggal karena demam berdarah (DB).
Informasi yang dihimpun, Ririn sapaan karib almarhumah, sempat dilarikan ke RSAL dr Ramelan pada H-2 Lebaran.
"Info yang kami terima almarhumah sakit demam berdarah," ungkapnya.
Sebelum menjadi Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Ririn adalah mantan atlet cabang olahraga layar Jatim.
Sejak 2021 silam, Ririn dipercaya sebagai Sekretaris Asprov PSSI Jatim menggantikan Amir Burhanudin yang naik sebagai Wakil Ketua asprov PSSI Jatim.
Ririn yang juga alumnus Unair dan Tsukuba University Jepang itu juga tercatat sebagai ASN di Dispora Jatim dan Pengurus KONI Jatim. Ririn meninggalkan seorang anak dan suami, yakni Laksamana Pertama Lewis Nogot Nainggolan.
Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Keputih. Sedangkan rumah dukaJalan Kyai Abdul Karim no 72 A - 124 Rungkut Menanggal, Surabaya.
Dyan Puspito Rini bukan hanya sekadar seorang administrator olahraga. Ia adalah olahragawan sejati dengan rekam jejak yang mengagumkan. Sebelum mengabdikan diri di bidang administrasi, Ririn merupakan mantan atlet layar andalan Jawa Timur. Dedikasinya di dunia olahraga telah terukir sejak lama.
Baca Juga: Persebaya Santer Diisukan Dekati Gelandang Serang Arema FC, Manajemen Akhirnya Buka Suara
Profil Dyan Puspito Rini
Dyan Puspito Rini telah dua tahun menjabat sebagai Sekretaris Aprov PSSI Jawa Timur.
Wakil Ketua PSSI Jatim, Amir Burhannudin, menyebut bahwa sejak perempuan berusia 46 tahun itu memegang kendali sebagai sekretaris, pengelolaan sepak bola wanita mengalami perkembangan yang positif. Dyan dinilai mampu membuka ruang kolaboratif dan memaksimalkan potensi sepak bola perempuan yang sebelumnya kurang terangkat.
“Dia memang sedang mengembangkan sepak bola wanita dan youth dan beberapa sudah ada yang terealisasi dan ada juga yang masih menjadi pekerjaan rumah PSSI. Kemarin ada Piala Pertiwi dan sedang meng-create Barati Cup,” ungkap Amir dikutip dari BeritaJatim, Senin (7/4/2025).
Setelah pensiun sebagai atlet, kecintaan Ririn pada dunia olahraga tidak pudar. Sejak Juni 2021, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur. Dalam perannya ini, Ririn dikenal sebagai sosok yang berintegritas, bersahabat, dan ramah kepada siapa saja. Ia juga memiliki kemampuan yang baik dalam menjaga suasana kondusif, terutama dalam forum-forum diskusi dan rapat penting.
Selain aktif di Asprov PSSI Jatim, almarhumah juga tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur. Di Dispora Jatim, Ririn menjabat sebagai Asisten Pelatih Olahraga Terampil Bidang Pembudayaan Olahraga. Kontribusinya dalam memajukan olahraga di Jawa Timur sangatlah signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah