Istilah rip current mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, namun fenomena alam ini merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan laut, bahkan sering kali merenggut nyawa. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan rip current?
Secara sederhana, rip current atau arus pecah adalah arus laut yang kuat dan sempit yang bergerak menjauhi pantai menuju laut lepas. Arus ini terbentuk ketika sejumlah besar air yang terdorong ke arah pantai oleh ombak dan angin harus kembali ke laut. Ketika air ini terkumpul dan mencari jalur dengan hambatan paling kecil, ia akan membentuk aliran yang kuat melalui celah di antara gelombang pecah atau formasi pasir dangkal di dekat pantai.
Rip current dapat mengalir dengan kecepatan yang sangat tinggi, bahkan melebihi kecepatan perenang Olimpiade. Dengan kecepatan seperti ini, seseorang yang terjebak akan sulit, bahkan mustahil, untuk berenang melawannya secara langsung.
Arus ini menarik orang menjauhi bibir pantai dengan cepat. Jika panik dan mencoba berenang kembali ke pantai secara langsung, korban akan kelelahan dan berisiko tenggelam.
Rip current seringkali tidak terlihat jelas oleh orang awam. Permukaan air di area rip current bisa tampak lebih tenang dibandingkan area sekitarnya, sehingga memberikan kesan aman palsu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Gempa Pacitan: Frekuensi Susulan Menurun, BMKG Imbau Tetap Waspada Meski Sudah Luruh
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
CSR BRI Peduli Wujudkan Bersih-Bersih Pantai di Bali untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!
-
Gempa Rusak 15 Rumah di Pacitan, BPBD Masih Kumpulkan Data!