Istilah rip current mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, namun fenomena alam ini merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan laut, bahkan sering kali merenggut nyawa. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan rip current?
Secara sederhana, rip current atau arus pecah adalah arus laut yang kuat dan sempit yang bergerak menjauhi pantai menuju laut lepas. Arus ini terbentuk ketika sejumlah besar air yang terdorong ke arah pantai oleh ombak dan angin harus kembali ke laut. Ketika air ini terkumpul dan mencari jalur dengan hambatan paling kecil, ia akan membentuk aliran yang kuat melalui celah di antara gelombang pecah atau formasi pasir dangkal di dekat pantai.
Rip current dapat mengalir dengan kecepatan yang sangat tinggi, bahkan melebihi kecepatan perenang Olimpiade. Dengan kecepatan seperti ini, seseorang yang terjebak akan sulit, bahkan mustahil, untuk berenang melawannya secara langsung.
Arus ini menarik orang menjauhi bibir pantai dengan cepat. Jika panik dan mencoba berenang kembali ke pantai secara langsung, korban akan kelelahan dan berisiko tenggelam.
Rip current seringkali tidak terlihat jelas oleh orang awam. Permukaan air di area rip current bisa tampak lebih tenang dibandingkan area sekitarnya, sehingga memberikan kesan aman palsu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya