Beredar video sekelompok pria menenteng senjata tajam mendatangi puskemas di Desa Kombangan, Geger, Bangkalan. Situasi puskesmas berubah menjadi mencekam.
Aksi tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Geger.
Terlihat dalam video yang viral, beberapa orang mendatangi UGD Puskesmas Geger dengan membawa celurit. Diduga mereka hendak menyerang korban yang tengah dirawat di dalam puskesmas.
Petugas keamanan yang melihat kejadian langsung berusaha melerai hingga tak sempat terjadi pertikaian.
Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan anggota ke lokasi untuk meredam situasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pasti penggerudukan puskesmas. Kedua korban saat ini telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan yang berbeda.
Sebelumnya, Warga Perumahan Griya Anugrah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan digegerkan dengan ditemukannya dua orang bersimbah darah di sebuah kamar kos, Selasa 22 April 2025.
Dua korban yang awalnya disangka pasangan suami istri ditemukan bersimbah darah, satu tewas di tempat, satu lainnya sempat kritis sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.
Kasus tersebut diduga dipicu oleh cinta segetiga. Polisi mengungkap fakta bahwa kedua korban bukanlah pasangan suami istri. Korban merupakan Agus (36) dan Eka Fatmawati Dewi (45) yang ternyata pasangan selingkuh.
Keduanya dibacok oleh suami sah Eka, Abdul Razak. Pelaku ditangkap di Jalan Raya Mlajah beberapa saat setelah kejadian.
Baca Juga: Viral Seorang Pemain Futsal Dibanting Usai Selebrasi, Begini Kronologinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara