SuaraJatim.id - Sebuah truk terbakar hebat di jalan Tol Gempol, Pasuruan pada Senin, 5 Mei 2025. Kejadian tersebut sempat viral di media sosial.
Kebakaran tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram @pasuruan.kekinian. Dalam video yang beredar terlihat sebuah truk yang terbakar. Kobaran api disertai ledakan melahap kendaraan milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu.
Insiden kebakaran terjadi di kilometer (KM) 774 ruas tol Gempol, Pasuruan, arah Probolinggo, tepatnya di Desa Winong, Kecamatan Gempol, sekitar pukul 22.30 malam. Ruas jalan tol Gempol sempat ditutup, arus lalu lintas terhambat akibat peristiwa itu.
Sampai, Selasa, 6 Mei 2025 pukul 00.30 dini hari terpantau arus lalu lintas lancar setelah sebelumnya terjadi penumpukan akibat penutupan ruas tol Gempol. Kendaraan yang hendak menuju Probolinggo melalui tol diarahkan untuk keluar di gerbang tol Porong, Sidoarjo, sehingga menimbulkan kemacetan.
Terlihat juga beberapa kendaraan milik Polisi Militer dan TNI serta ambulans dan mobil kepolisian memasuki area terbatas tersebut.
Kebakaran ini sempat membuat kaget warga sekitar pemukiman yang berdekatan dengan jalur tol, suara ledakan - ledakan yang terus menerus terdengar mengejutkan mereka.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya Kolonel Kavaleri Donan Wahyu Sejati mengatakan, truk yang meledak dan terbakar merupakan milik TNI.
"Memang ada kebakaran yang terjadi. Untuk truk tersebut merupakan rangkaian truk dari Satuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) yang sedang menuju Kabupaten Jember," kata Donan dikutip dari Antara, Selasa, 5 Mei 2025.
Donan menyebutkan masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran truk dan juga korban.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah di Belakang Pasar Dlanggu, Akses Sulit Hambat Pemadaman
Dikutip dari Beritajatim.com --- partner Suara.com, truk milik TNI yang mengalami kecelakaan di Tol Gempol Pandaan diduga memuat amunisi.
Truk tersebut sudah dievakuasi ke Zipur 10 Pasuruan. Kendaraan itu disebutkan diketahui telah melakukan tugas dari Papua untuk kembali pulang.
Kejadian kebakaran ini membuat warga kaget dan segera keluar rumah berbondong - bondong untuk melihat langsung dan memastikan apa sebenarnya yang terbakar di jalur tol tersebut. Keingintahuan warga cukup tinggi karena suara ledakan yang terus terdengar.
Seorang warga bernama Agus mengatakan, sebelumnya mengira yang terjadi kebakaran pabrik aluminium. Namun saat melihat secara langsung ternyata kendaraan truk TNI. “Warga pada kumpul di persawahan dekat tol untuk melihat pastinya, ternyata benar sebuah truk TNI setelah padam warga masuk tol,” katanya.
warga sampai berkumpul di area persawahan yang lokasinya berdekatan dengan jalur tol untuk melihat apa yang terjadi. Karena dari sana sudut pandang yang jelas untuk melihat peristiwa kebakaran itu.
“Warga pada kumpul di persawahan dekat tol untuk melihat pastinya, ternyata benar sebuah truk TNI setelah padam warga masuk tol,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi