Usai terjadinya tragedi bom Mapolrestabes Surabaya, Ardi saat itu dicari oleh tim dari Wali Kota Surabaya, yang saat itu masih diduduki oleh Tri Rismaharini.
Ia diberikan terapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, agar bisa mulai melupakan trauma atas kejadian bom bunuh diri yang dilakukan di Mapolrestabes Surabaya.
Tak hanya itu, Ardi bahkan direkrut oleh Pemkot Surabaya di bagian Humas sebagai pengambil gambar video.
Meski sudah 7 tahun berlalu, kejadian tersebut masih melekat pada benak Ardi. "Ya yang pasti tetap waspada dan berhati - hati di jalan, semoga kejadian seperti itu tak terulang lagi," doa Ardi.
Bom bunuh diri di Surabaya pada 2018 menyasar tiga gereja dan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya. Waktunya berselisih dua hari. Puluhan orang menjadi korban luka maupun meninggaldunia.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Kurang Makan, Ternyata Ini Biang Keladi Belasan Rusa di Pendopo Tulungagung Kurus
-
Khofifah Optimistis Jatim Pertahankan WTP saat Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 BPK RI
-
BRI Dominasi Penghargaan Dealer Utama 2025, Dukung Pembiayaan Negara
-
Sempat Lumpuh Total Diterjang Longsor, Akses Utama Malang-Lumajang Kini Sudah Bisa Dilalui
-
Badai di Kejati Jatim: Terjaring 'Operasi Senyap', Aspidum dan Sejumlah Kasi Dicopot Mendadak