SuaraJatim.id - Tanaman bambu kuning mungkin terlihat biasa. Namun, di balik tampilannya yang indah dan sering dijadikan penghias taman rumah, tersimpan beragam mitos dan kepercayaan yang telah hidup ratusan tahun di tengah masyarakat.
Bagi sebagian orang, bambu kuning bukan hanya sekadar tanaman hias, tapi juga diyakini memiliki kekuatan supranatural yang melindungi dan mendatangkan keberuntungan.
Dilansir dari YouTube Moxer TV, berikut ini lima mitos paling populer tentang bambu kuning yang masih dipercaya hingga kini:
1. Menolak Maling dan Membawa Keberuntungan
Salah satu mitos paling terkenal adalah bahwa bambu kuning dapat menolak kehadiran maling. Cukup dengan menanamnya di sekitar rumah, bambu ini dipercaya menciptakan semacam ‘benteng alami’ yang membuat pencuri enggan masuk ke dalam rumah.
Tak hanya itu, menurut kepercayaan Feng Shui dan masyarakat tradisional Jawa, bambu kuning juga disebut-sebut membawa keberuntungan.
Energi positif yang dipancarkan tanaman ini diyakini mampu menarik rezeki yang deras bagi penghuni rumah.
Maka tak heran, banyak orang menanamnya di halaman atau dekat pintu masuk sebagai simbol keberuntungan.
2. Pagar Gaib Penangkal Makhluk Halus
Baca Juga: Usai Wukuf, Gubernur Khofifah akan Lempar Jumrah Aqobah di Mina dan Thowaf Ifadhah
Bambu kuning juga dikenal sebagai tanaman pelindung dari gangguan makhluk halus seperti jin, dedemit, dan entitas tak kasat mata lainnya.
Menurut mitos, tanaman ini mengandung energi gaib yang tidak terlihat oleh mata manusia, namun sangat terasa bagi makhluk halus.
Jika makhluk tersebut mencoba mendekat ke area yang dikelilingi bambu kuning, mereka dipercaya akan merasakan sakit atau bahkan terluka.
Karena itu, banyak orang menanamnya di dekat pagar atau batas pekarangan sebagai bentuk ‘pagar gaib’ untuk melindungi keluarga dari gangguan tak kasat mata.
3. Bisa Dijadikan Jimat Pelindung Diri
Selain ditanam, bambu kuning juga bisa dibawa sebagai jimat atau cimat pribadi. Orang-orang percaya bahwa membawa potongan bambu kuning bisa memberikan perlindungan spiritual ke mana pun mereka pergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun