Pekerja melakukan perbaikan dan pelapisan ulang aspal jalan di salah satu ruas jalan di Kabupaten Ponorogo [Suara.com/ANTARA]
Menurut dia, tahapan pekerjaan tidak dibedakan antara kawasan perkotaan maupun pedesaan, melainkan berdasarkan kesiapan dokumen detail engineering design (DED) dan hasil lelang proyek.
“Mana yang selesai DED dan lelangnya lebih dulu, itu yang akan dikerjakan lebih awal,” katanya.
Jamus optimistis seluruh proyek dapat dirampungkan sebelum akhir tahun anggaran 2025.
Ia menambahkan, berbeda dengan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menuntut DED selesai di awal, mekanisme pinjaman Bank Jatim lebih fleksibel sehingga pelaksanaan bisa segera dimulai setelah lelang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru
-
BRI Kian Solid, Kuartal I 2026 Bukukan Setoran Kepada Negara 8,1 Triliun
-
Teriakan Ampun Pak yang Berakhir Duka: Misteri Kematian Widi di Tangan Oknum Polsek Beji
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak