SuaraJatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen menyiapkan pemimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) masa depan demi terwujudnya pelayanan publik prima dan kebijakan publik yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Hal tersebut terbukti dengan diselenggarakannya Leadership Update Forum (LUF) Seri 2 Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Jatim di Surabaya, Selasa (15/7).
Forum yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono ini, menghadirkan Founder ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian, guna memandu sesi pemetaan DNA Kepemimpinan bagi para pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Jatim.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono menegaskan pentingnya memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN), terutama pada level pejabat tinggi pratama, guna menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kita tidak lagi bicara soal pelatihan teknis semata, tetapi bagaimana memahami kekuatan, bakat, motivasi, serta nilai-nilai yang diyakini oleh ASN,” ujarnya.
Pemetaan talent DNA kata Adhy, menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap pejabat tinggi pratama menempati posisi yang tepat dan berkembang sesuai potensinya.
“Konsep the right man in the right place hanya bisa tercapai kalau kita tahu talent seseorang. Kalau posisinya suda sesuai, untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, pasti akan sangat mudah” tegasnya
Tak hanya itu saja, mimpi besar Indonesia Emas 2045, menurutnya hanya bisa tercapai jika dipimpin oleh sosok yang cakap, berintegritas, dan mampu membaca zaman.
Oleh karena itu, Jatim sebagai provinsi dengan jumlah ASN terbanyak di Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kualitas kepemimpinan birokrasi pada setiap lini.
“Transformasi birokrasi tidak bisa dilepaskan dari penguatan karakter, pelayanan publik berbasis digitalisasi, serta keberlanjutan sistem merit,” tambahnya.
Baca Juga: 7 Rahasia Dahsyat Sedekah Subuh: Amalan Ringan, Pahala Besar
Lebih lanjut, Adhy menjelaskan bahwa Pemprov Jatim telah menjadikan manajemen talenta sebagai prioritas dalam sistem pengembangan SDM aparatur. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim disebut telah melakukan uji kompetensi bagi seluruh ASN, termasuk pejabat tinggi pratama (eselon II), dengan hasil yang dinilai positif.
Kegiatan ini sekaligus merupakan tindak lanjut amanat UU No. 20 tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan pentingnya penerapan sistem merit dalam manajemen ASN, sekaligus bukti komitmen kuat Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem birokrasi berbasis talenta dan karakter.
“Kami ingin memastikan bahwa sistem birokrasi kita tidak hanya adaptif, tetapi juga kompetitif. Untuk itu, penguatan program berbasis Good Governance dan Sustainability akan terus kita dorong,” katanya.
Sebelumnya, Pemprov Jatim juga telah menjalin kolaborasi dengan ESQ Leadership Center di sektor pendidikan. Sejak Mei 2025, sekitar 200 guru bimbingan konseling (BK) dari SMA/SMK telah mengikuti Talent DNA Hero untuk menggali potensi siswa dan mempersiapkan mereka memilih jurusan perkuliahan secara tepat.
“Transformasi SDM tidak bisa ditunda. Kita harus membentuk ekosistem birokrasi yang sehat, modern, dan berdaya saing tinggi,” ucapnya
Sekdaprov Jatim Tandatangani Komitmen Bersama Pengembangan Kompetensi ASN dengan Kepala OPD dan Sekda Kabupaten/Kota Se Jawa Timur
Berita Terkait
-
7 Rahasia Dahsyat Sedekah Subuh: Amalan Ringan, Pahala Besar
-
Kabar Gembira Warga Jatim! Pemutihan Pajak 2025 Kembali Dibuka, Denda hingga Pajak Progresif Dihapus
-
Susah Cari Kerja? Ini Solusi dari Al-Quran Menurut Ustadz Adi Hidayat
-
Khofifah Puji Banyuwangi Ethno Carnival 2025, Budaya Lokal Tampil Mendunia
-
10 Mitos Kulit Kijang yang Sering Dipakai Sebagai Jimat Supranatural
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit