-
Mushalla Ponpes Al Khoziny ambruk, total 18 korban ditemukan Basarnas: 5 meninggal, 13 selamat.
-
Basarnas berhasil evakuasi 18 korban ambruk Sidoarjo. Seluruh korban prioritas tinggi telah ditemukan.
-
Operasi pencarian mushalla ambruk Sidoarjo temukan 18 korban. Tim Basarnas terus menyisir reruntuhan.
SuaraJatim.id - Tragedi memilukan melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, setelah bangunan mushalla ambruk pada Senin (29/9) lalu.
Hingga Rabu malam, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi para korban dari bawah reruntuhan.
Operasi pencarian yang intensif ini berhasil menemukan total 18 korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia dan 13 lainnya dalam kondisi selamat.
Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Sidoarjo. Tim Basarnas dan relawan bekerja keras melawan waktu, berpacu dengan harapan untuk menemukan korban lain yang mungkin masih tertimbun.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, memberikan update terkini mengenai jalannya operasi.
"Pada pukul 20.47 WIB, kami kembali berhasil mengevakuasi lima korban sejak update terakhir sore tadi," kata Bramantyo di Sidoarjo, dilansir dari Antara.
Dari lima korban terakhir yang berhasil dievakuasi, Bramantyo mengonfirmasi bahwa dua di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga lainnya dalam kondisi selamat.
Ketiga korban selamat tersebut segera dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo dan Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, dua korban meninggal dunia dievakuasi menuju RSI Siti Hajar Sidoarjo.
Dengan penemuan terakhir ini, Basarnas mengonfirmasi bahwa seluruh korban yang sebelumnya teridentifikasi dalam kondisi status merah (prioritas tinggi) telah berhasil dievakuasi pada hari ini.
Baca Juga: Tragedi Ponpes Al Khoziny: Kegagalan Struktur Jadi Sorotan, Begini Penjelasan Ahli ITS
Rinciannya adalah lima korban selamat dan dua korban meninggal dunia dari kelompok prioritas tersebut.
Secara keseluruhan, jumlah korban yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan mushalla Ponpes Al Khoziny kini mencapai 18 korban.
Dari jumlah tersebut, lima orang meninggal dunia dan 13 korban lainnya dinyatakan selamat, memberikan sedikit kelegaan di tengah duka.
Meskipun sebagian besar korban telah ditemukan, Bramantyo menegaskan bahwa timnya akan terus melakukan penyisiran pada malam hari ini.
"Kita upayakan semaksimal mungkin malam ini," kata Bramantyo.
Berita Terkait
-
Tragedi Ponpes Al Khoziny: Kegagalan Struktur Jadi Sorotan, Begini Penjelasan Ahli ITS
-
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 7 Korban Kritis Terjebak, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
Update Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 7 Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Bangunan
-
Update Jumlah Korban Reruntuhan Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Satu Orang Meninggal Dunia
-
Sejarah Pondok Pesantren Al Khoziny: Jejak Buduran yang Berusia Lebih dari Satu Abad
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi
-
Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab
-
Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo
-
Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar
-
Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal