Selain padi, Jawa Timur juga menjadi penopang utama komoditas jagung, tebu, daging sapi, susu, telur, dan perikanan tangkap. Khofifah pun menegaskan kesiapan Jatim mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kita siap mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan rantai pasok pangan yang kuat dan ekonomi rakyat yang hidup,” tegasnya.
Secara khusus, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa tema Hari Jadi Ke-80 *Jatim Tangguh Terus Bertumbuh* mencerminkan semangat dan kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. Utamanya, dalam menjalankan peran baru sebagai Gerbang Baru Nusantara.
“Masyarakat Jatim memiliki jiwa tangguh, mampu berdiri tegak dan pulih kembali lebih kuat dari sebelumnya. Tak hanya sekadar bertahan, namun juga memastikan diri untuk terus bertumbuh ke arah kemajuan,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikannya, makna “Bertumbuh” sendiri dalam Hari Jadi ke-80 menandakan saatnya Jawa Timur naik kelas. Terlebih, dengan dukungan keberadaan 37 pelabuhan, 21 rute dari 39 rute tol laut berangkat dari Jatim, 7 bandara, 12 ruas jalan tol, 13 kawasan industri, 2 kawasan ekonomi khusus, dan 1 kawasan industri halal. Dukungan infrastruktur ini menjadikan Jawa Timur kini menjadi hub logistik dan ekonomi maritim nasional.
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang fisik, tetapi tentang membuka peluang dan meningkatkan produktivitas masyarakat,” urainya.
Kehadiran Bus Transjatim dengan tujuh koridor aktif menjadi bukti komitmen Pemprov Jatim menyediakan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan.
Khofifah menambahkan, meski terus mendorong kemajuan, pembangunan Jawa Timur tetap berpihak pada kelestarian lingkungan. Pada Agustus 2025, Jawa Timur meraih peringkat pertama nasional dalam implementasi ekonomi hijau dan transisi ekonomi berkelanjutan versi Kementerian Perindustrian RI.
“Jatim bukan hanya mengejar produktivitas, tetapi juga menjaga bumi dengan memperluas energi terbarukan dan menekan emisi karbon,” katanya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis FESYAR 2025 Mampu Akselerasi Ekonomi Syariah di Jawa Timur
Sebagai _center of excelence_, dengan keberadaan 700 perguruan tinggi, Jawa Timur menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan dan inovasi nasional. Inilah lahan subur bagi lahirnya kreativitas, inovasi, dan gagasan strategis untuk kemajuan bangsa.
Hal ini terbukti dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim yang telah masuk kategori tinggi sejak 2020. Hal ini menjadi bukti keseriusan mempersiapkan sumber daya manusia unggul.
Di sisi lain, dalam mendukung program prioritas presiden, saat ini telah tercatat 26 Sekolah Rakyat (SR) telah beroperasi dengan lebih dari 2.450 siswa, menjadi yang terbanyak di Indonesia.
"Kami optimistis, generasi muda Jawa Timur akan tumbuh menjadi talenta masa depan yang tangguh, inovatif, dan berkepekaan sosial tinggi. Mereka inilah katalisator Indonesia Emas 2045,” terangnya.
"Di Hari Jadi ke-80 Jatim, mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk terus melangkah menatap masa depan yang lebih inklusif, sejahtera, unggul, berakhlak, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menerima penghargaan rekor MURI atas penampilan Lagu Mars Jawa Timur dan “Rek Ayo Rek” yang dinyanyikan secara serentak oleh 1.300 siswa-siswi SMA dan SMK se-Jatim secara luring serta 53.933 peserta dari 772 sekolah SMA dan SMK se-Jatim secara daring. Selain itu, juga diberikan beragam penghargaan kepada 32 pemenang dari berbagai lomba yang diselenggarakan oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Magetan untuk Jaga Daya Beli Masyarakat pada Bahan Pokok
-
Khofifah Tegaskan Profesionalisme Tim DVI dalam Identifikasi Korban Mushalla Ponpes Al Khoziny
-
Kado Hari Jadi Jatim ke-80, Gubernur Khofifah Bebaskan Masyarakat dari Pajak Daerah
-
Layanan Publik Transparan, Biro Administrasi Pimpinan Jatim Raih 2 Penghargaan AHI 2025
-
Jangan Sampai Ketinggalan! Hadirkan Pasar Murah, Khofifah Sediakan Sembako Murah Meriah di Jombang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot