- Sekda Sumenep, Agus Dwi Saputra, absen pada rapat pembahasan KUA-PPAS 2027 di DPRD Sumenep, Selasa (21/7/2026).
- DPRD Sumenep resmi menyatakan mosi tak percaya kepada Sekda serta memutuskan menunda pembahasan anggaran daerah tersebut.
- Sekda Sumenep menyatakan absennya karena tugas mendesak dan menganggap mosi tak percaya sebagai kritik untuk meningkatkan kedisiplinan.
SuaraJatim.id - Ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep penuh ketegangan pada Selasa (21/7/2026). Di tengah tumpukan berkas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027 yang krusial bagi masa depan daerah, sebuah kursi kosong justru menjadi pusat perhatian dan memantik api kemarahan.
Kursi itu seharusnya diduduki oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Agus Dwi Saputra. Namun, untuk kedua kalinya, sang Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) itu absen dalam rapat pembahasan anggaran.
Ketidakhadirannya bukan sekadar soal bangku yang kosong, melainkan dianggap sebagai simbol runtuhnya etika komunikasi antar-lembaga.
Kesabaran para wakil rakyat tampaknya sudah mencapai titik nadir. Satu demi satu anggota Banggar melontarkan protes keras.
Puncaknya, sebuah pernyataan keras meluncur dari meja dewan: Mosi tak percaya. Tak hanya itu, rapat pembahasan anggaran 2027 yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu pun resmi diputuskan untuk ditunda.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Baginya, ini bukan lagi soal teknis kehadiran, melainkan soal martabat institusi.
"Ini bukan sekadar persoalan hadir atau tidak hadir. Tetapi ini menyangkut penghormatan terhadap institusi DPRD," tegas Zainal dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com. "Seharusnya ada komitmen untuk menghormati proses pembahasan anggaran yang sudah disepakati."
Di sisi lain, reaksi mengejutkan justru datang dari Agus Dwi Saputra. Mengetahui dirinya dihantam mosi tak percaya, sang Sekda tetap terlihat tenang.
Alih-alih membela diri secara agresif, ia justru menyambut serangan tersebut sebagai obat kuat untuk kedisiplinannya.
Baca Juga: Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
"Bagi saya, itu kritikan bagus agar kita lebih disiplin dan menghargai waktu," ujar Agus.
Ia berdalih bahwa absennya dalam rapat penting tersebut bukan sebuah kesengajaan untuk mangkir, melainkan karena adanya tugas mendesak di luar kota yang tidak bisa ditinggalkan.
Namun, bagi Banggar DPRD, alasan tugas luar kota tidak cukup kuat untuk melegitimasi penundaan pembahasan anggaran masa depan Sumenep.
Berita Terkait
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah
-
Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan
-
Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya
-
Disorot Publik, Gibran Akhirnya Mundur dari Jabatan
-
Makin Seru! Rayakan Sumpah Pemuda dengan Deretan Promo BRI