- Pemerintah memastikan tidak ada pencairan BSU tambahan akhir 2025.
- Pekerja diminta mengecek status BSU hanya lewat situs resmi.
- Waspadai penipuan yang memanfaatkan isu BSU men
SuaraJatim.id - Jelang penutup tahun, isu BSU 2025 kembali menyeruak di kalangan pekerja. Banyak yang berharap pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) menjelang November–Desember, terutama karena kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Namun, sebelum mengikuti kabar yang beredar, penting memahami bagaimana sebenarnya kebijakan pemerintah terkait BSU 2025.
Isu pencairan lanjutan BSU 2025 ramai dibicarakan karena sebagian pekerja mengaku tidak masuk daftar penerima pada penyaluran Juni–Juli. Hal ini menimbulkan dugaan adanya gelombang berikutnya.
Selain itu, tren tahun-tahun sebelumnya yang beberapa kali menyalurkan bansos serupa turut membuat sebagian masyarakat mengira pola itu akan kembali terjadi pada 2025.
Namun, fakta terbaru menunjukkan bahwa spekulasi tentang kembalinya BSU 2025 di akhir tahun tidak sejalan dengan keputusan pemerintah.
Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan tegas bahwa tidak ada BSU tambahan untuk November atau Desember 2025. Penyaluran BSU hanya dilakukan satu kali dengan nilai Rp600.000 dan sudah dituntaskan pada Juni–Juli.
Hingga memasuki November 2025, tidak ditemukan Instruksi Presiden mengenai BSU lanjutan, tidak ada penambahan anggaran dalam RAPBN, serta tidak ada surat edaran tentang tahap kedua.
Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh kabar mengenai “BSU gelombang 2”, “BSU susulan”, atau “BSU cair akhir tahun” adalah tidak benar.
Terdapat sejumlah pertimbangan strategis mengapa BSU 2025 tidak kembali dicairkan:
- Fokus Pada Program Bansos Lain
Pemerintah memprioritaskan penguatan program seperti PKH, BPNT, dan BLT Kesra yang menyasar keluarga prasejahtera.
- Anggaran Sudah Dialokasikan
Dari awal, BSU 2025 disiapkan sebagai bantuan satu tahap pada pertengahan tahun.
- Evaluasi Efektivitas
Pemerintah melakukan penilaian bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk mengevaluasi penyaluran sebelumnya sebelum menentukan kebijakan lanjutan.
Tag
Berita Terkait
-
BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru
-
Apakah Karyawan Swasta Bisa Dapat BSU 2026? Cek Aturan Permenaker Terbaru
-
Update BSU Kemnaker 2026, Cek Skema Penyaluran dan Sasaran Utama
-
BSU 2026 Kapan Cair? Ini Update Resmi Kemnaker, Segera Cek Status Penerima
-
Pekerja Gaji Berapa yang Bisa Dapat BSU 2026? Simak Ketentuan Penerimanya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh