-
Panduan cek PKH 2025 mudah lewat situs resmi Kemensos.
-
Pencairan PKH tahap 4 berlangsung hingga Desember 2025.
-
Aplikasi Cek Bansos mempermudah verifikasi data penerima PKH.
SuaraJatim.id - Pencarian informasi mengenai Cek NIK KTP PKH 2025 terus meningkat seiring pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4 tahun 2025 yang mulai disalurkan Kementerian Sosial.
Banyak masyarakat ingin memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima bansos, sehingga kebutuhan akan panduan Cek NIK KTP PKH melalui kanal resmi semakin tinggi.
Pada tahap pencairan ini, bantuan kembali disalurkan hingga Desember 2025 melalui bank-bank Himbara seperti Mandiri, BRI, BNI, BTN, serta PT Pos Indonesia.
Untuk itu, masyarakat dianjurkan melakukan Cek NIK KTP PKH secara mandiri lewat website maupun aplikasi resmi Kementerian Sosial agar tidak ketinggalan informasi.
Besaran Bantuan Sosial PKH 2025
PKH memiliki kategori bantuan berbeda sesuai kondisi keluarga. Setiap tiga bulan, KPM akan menerima bantuan dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu hamil: Rp 750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp 750.000
- Pelajar SD: Rp 225.000
- Pelajar SMP: Rp 375.000
- Pelajar SMA: Rp 500.000
- Lansia (≥60 tahun): Rp 600.000
- Penyandang disabilitas: Rp 600.000
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH 2025
Masyarakat bisa memeriksa status penerimaan bansos melalui dua metode: situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
1. Cek PKH lewat situs cekbansos kemensos
- Kunjungi laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id, lalu:
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Isi kode captcha.
- Klik Cari Data.
Jika terdaftar, sistem menampilkan nama penerima, jenis bantuan, serta periode penyaluran.
2. Cek PKH lewat aplikasi cara cek bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Daftar atau masuk akun.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data lengkap sesuai KTP.
- Klik Cari Data.
Jika muncul status “YA”, bantuan sudah siap dicairkan melalui bank Himbara atau kantor pos.
Berita Terkait
-
Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN
-
Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
-
Penampakan Gunungan Uang Rp11,42 Triliun, Hasil Denda hingga Tipikor
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 11,4 Triliun Hasil Satgas PKH: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
-
Groundbreaking JLKT dan Peresmian Air Bersih, Khofifah Wujudkan Bromo Aman dan Berkelanjutan
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Simpanan Emas Tembus 17,1 Ton
-
BRI Perkuat Fondasi Teknologi, Kantongi Sertifikasi Kualitas Software Internasional