-
Pejalan kaki tewas setelah menabrakkan diri ke truk box.
-
Insiden terjadi tiba-tiba saat truk melaju pelan.
-
Polisi pastikan korban diduga alami depresi berat.
SuaraJatim.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan Tol Jombang, Kamis (20/11/2025), tepatnya di KM 683+000 B Tol Jomo (Jombang–Mojokerto), Jawa Timur.
Seorang pejalan kaki bernama Wahyu Adi (22), warga Dusun Gempolpahit, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, meninggal dunia di lokasi setelah menabrakkan diri ke truk yang tengah melaju. Insiden di kecelakaan Tol Jombang ini berlangsung sekitar pukul 10.53 WIB.
Menurut keterangan Kanit PJR Jatim III Warugunung, AKP Sudirman, korban diduga sedang mengalami depresi sebelum berjalan kaki memasuki jalur tol.
Ia kemudian melangkah menuju tengah jalan dan langsung menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas.
“Seorang pejalan kaki tewas dalam kecelakaan ini,” ujar Sudirman, dikutip dari BeritaJatim.com.
Peristiwa ini menambah daftar insiden tragis di kecelakaan Tol Jombang yang terjadi di jalur utama wilayah Jawa Timur tersebut.
Truk box bernomor polisi B 9349 TEZ yang terlibat dalam kecelakaan ini diketahui tengah melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Yogyakarta.
Truk dikemudikan Mahmud Wibowo (30), warga Salam Gunung Kidul, DIY, bersama kernetnya, Bentario (29), warga Jogotirto, Berbah, Sleman.
Keduanya melaju di lajur lambat dengan kecepatan sedang. Namun, munculnya korban secara tiba-tiba membuat sopir tidak dapat menghindar.
Cuaca cerah dan kondisi arus lalu lintas yang lancar membuat pergerakan kendaraan saat itu tidak terkendala. Meski demikian, situasi tersebut tetap tidak mampu mencegah kecelakaan fatal yang terjadi begitu cepat.
Tubuh korban langsung terpental setelah menabrak bagian depan truk, dan pihak petugas memastikan korban meninggal di lokasi sebelum sempat mendapat pertolongan.
Petugas PJR dan pengelola tol segera melakukan evakuasi dan pemeriksaan lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lanjutan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalur tol, terutama mengingat kawasan tersebut tertutup bagi pejalan kaki. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait kondisi psikologis korban sebelum kejadian berlangsung, guna memastikan rangkaian peristiwa yang memicu kecelakaan Tol Jombang tersebut.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2026: 16,83 juta Orang Diprediksi Serbu Jawa Timur
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Polres Probolinggo Bentuk Timsus Usut Pencurian Tujuh Koper Wisatawan Thailand di Bromo
-
Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur