- Suyanah, lansia 90 tahun dari Dusun Kamar A, mengungsi saat erupsi Semeru, Rabu 19 November 2025.
- Kondisi fisik Suyanah dan keluarga menghambat evakuasi mandiri hingga relawan menjemput.
- Keesokan harinya, rumah Suyanah selamat dari timbunan, namun ia khawatir dengan hewan peliharaannya.
SuaraJatim.id - Di tengah riuhnya posko pengungsian di SDN Supiturang 4, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Suyanah hanya duduk termenung. Wanita lansia berusia 90 tahun ini tak mampu berjalan-jalan dengan baik.
Ia masih teringat kejadian erupsi Gunung Semeru yang menimpa rumahnya di Dusun Kamar A, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Rabu 19 November 2025 lalu.
"(Saat erupsi Semeru) mau sembahyang di rumah," kata Sunayah saat ditemui di lokasi.
Sunayah merasa suasana di rumahnya nampak berbeda. Dirinya mencoba keluar ke rumah melihat keadaan dan terlihat kelupan abu sudah membubung tinggi di atas puncak Gunung Semeru sekitar pukul 15.00 WIB.
Langitnya juga mulai gelap. Bunyi alarm peringatan erupsi Semeru pun berbunyi. Sumariyah mencoba bertanya kepada anggota keluarganya atas situasi saat itu. Tetangga sekeliling rumahnya mulai berlarian.
"Gunungnya itu keluar seperti asap gelap. Semua orang itu lari. Ada apa? Lalu itu kan ada seperti gardu sirine berbunyi. 'Loh itu kok bunyi, apa mau meletus?' lihat kok gelap semua," ujarnya.
"Semua orang itu kendaraannya dikeluarkan lalu 'ayo, ayo, budal ayo, budal, gunungnya mau meletus'," sambungnya.
Cucunya yang berusia 40 tahun langsung mengajak Sunayah untuk segera bergegas.
"Jadi katanya cucu saya, "Mak, ayo Mak, iku kok tanggane pada lari semua gunungnya gelap, semua gelap ya'. Ya tetangga itu sudah lari semua," ucapnya.
Namun, ia tak bisa berlari seperti tetangganya ketika itu karena kondisi fisiknya yang dimakan usia. Anak dan cucunya juga tidak dalam kondisi fit.
"Saya bagaimana? Orang tiga, anak saya itu sakit, cucu saya nggak seberapa sehat, ya saya sendiri nggak sehat," katanya.
"Iya, diam saja saya. Lalu ditelepon anak, gimana ini gunungnya mau meletus. 'Ya ngungsi Mak'," imbuhnya.
Tak lama, datang seorang relawan menggunakan motor menjemput Sunayah dan anak serta cucunya.
Sunayah langsung dibonceng bersama relawan menuju posko SDN Supiturang 4 tanpa membawa barang apapun di rumahnya.
"Lalu ada relawan naik motor lalu "Mari Mbah, ke sini Mbah. Jangan ketinggalan Mbah." gitu. Jadi, saya dibawa Gumukmas. Di Gumukmas banyak orang, langsung ke Supiturang aja gitu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga
-
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
-
BPPTKG: Gunung Merapi Masih Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru
-
Catatan Bencana Alam di Indonesia 2025: Dari Erupsi Gunung Hingga Banjir Sumatra
-
Awas! Gunung Dukono Menyembur Asap Tebal 900 Meter Pagi Ini, Benarkah Statusnya Aman?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak