- Laga Malut United vs Arema digelar tanpa suporter tamu sesuai regulasi.
- Kick-off dimajukan ke siang hari demi keamanan pertandingan liga.
- Panitia terapkan pemeriksaan ketat bekerja sama dengan aparat kepolisian.
SuaraJatim.id - Laga Malut United vs Arema Malang pada pekan ke-13 BRI Super League musim 2025/2026 dipastikan berlangsung tanpa suporter tamu, sesuai regulasi terbaru liga.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Kieraha (GKR) Ternate pada Sabtu, 29 November 2025 itu menjadi salah satu laga dengan pengamanan ketat menyusul penerapan aturan nasional terkait kehadiran pendukung lawan.
Ketua LOC Malut United, Maurice Tuguis, menegaskan bahwa pembatasan tersebut bukan keputusan panitia lokal, melainkan aturan resmi yang diberlakukan di semua pertandingan BRI Super League sepanjang musim ini.
Dalam penjelasannya, Maurice menyebutkan bahwa ketentuan itu mengikat seluruh klub peserta.
“Malut United vs Arema Malang untuk suporter lawan dilarang hadir sesuai dengan regulasi liga,” ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (27/11/2025).
Ia memastikan panitia pelaksana mengikuti penuh instruksi dari operator liga tanpa pengecualian. Selain soal kehadiran suporter, jadwal kick-off pertandingan juga mengalami perubahan.
Maurice menjelaskan bahwa laga yang biasanya berlangsung malam hari kini dipindahkan ke siang hari.
“Untuk kick-off biasanya pukul 21.00 WIT atau jam sembilan malam, kini dimajukan ke siang hari atau pukul setengah empat,” katanya.
Perubahan jadwal ini juga berlaku untuk dua laga kandang Malut United berikutnya, yakni melawan Persib Bandung pada 14 Desember 2025 serta Borneo FC pada 28 Desember 2025.
Harga tiket pertandingan telah dibuka sejak H-4 dengan variasi mulai dari Rp115 ribu untuk tribune Selatan dan Utara, Rp150 ribu untuk tribune Timur, Rp200 ribu untuk wing Barat dan Utara, hingga Rp350 ribu untuk kategori VIP Barat. Sementara kategori VVIP (royal box) dibanderol Rp750 ribu.
Dalam rangka menjaga keamanan di stadion, panitia bekerja sama dengan Polda Maluku Utara dan Polres Ternate. Setiap penonton diwajibkan melewati pemeriksaan ketat, termasuk penyisiran minuman keras, senjata tajam, hingga barang terlarang lainnya.
Pengamanan ini menjadi bagian dari standar baru penyelenggaraan pertandingan BRI Super League, terutama pada laga-laga yang berpotensi menghadirkan tensi tinggi.
Dengan diterapkannya aturan pembatasan suporter tamu serta perubahan jadwal kick-off, laga Malut United vs Arema Malang menjadi sorotan sebagai bagian dari penerapan regulasi baru liga yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di setiap pertandingan.
Berita Terkait
-
Debut Manis! Bernardo Tavares Bongkar Strategi Kemenangan Persebaya atas Malut United
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Konsisten, Malut United Sudah 11 Pertandingan Tidak Terkalahkan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak