Riki Chandra
Sabtu, 29 November 2025 | 14:21 WIB
Viral aksi pembacokan dua mahasiswa Unitomo di Surabaya. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  •  Dua mahasiswa Unitomo dibacok empat pelaku di Jembatan Merah.

  • Polisi periksa saksi dan CCTV untuk identifikasi pelaku pembacokan.

  • Video viral rekam detik-detik serangan terhadap dua mahasiswa.

SuaraJatim.id - Polisi terus memburu pelaku pembacokan dua mahasiswa Unitomo. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Taman Jayengrono, kawasan Jembatan Merah, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025).

Dua mahasiswa semester akhir, Patihimas Soumena (22) dan Rizky Tuanya (22), menjadi korban serangan brutal empat pria tak dikenal yang menyerang secara tiba-tiba. Keduanya yang sehari-hari tinggal di kawasan Nginden, Sukolilo.

Kejadian pembacokan dua mahasiswa Unitomo berlangsung cepat. Meski korban tidak merespons arogansi para pelaku, empat pria itu tiba-tiba memutar balik motor dan menyerang menggunakan senjata tajam. Kondisi jalan yang cukup ramai tidak menghentikan serangan tersebut.

“Kalau dari cerita korban, mereka ga ngapain-ngapain. Juga tidak dalam kondisi mabuk dan memang mau jemput saudara di Perak. Tapi tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang dengan senjata tajam,” kata Alvianto, teman kos korban, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (29/11/2025).

Kedua korban berusaha menyelamatkan diri, namun pelaku berhasil menyabetkan senjata tajam ke beberapa bagian tubuh mereka.

“Kalau luka (korban) kemarin saya pas jenguk di RSUD dr Soetomo itu ada di betis, paha dan punggung. Kalau kata korban pelaku 4 orang. Satu yang bawa senjata tajam,” ujarnya.

Insiden ini terekam oleh teman korban yang selamat. Video tersebut kemudian viral di media sosial dan memperlihatkan kepanikan saat teman-teman lain mencoba melawan dengan melempari paving hingga para pelaku kabur.

“Kemarin korban bersama tiga teman lainnya. Mereka (pelaku) kabur ketika teman-teman yang lain melawan dengan melempari paving. Tapi dua korban sudah terlanjur dibacok,” tambahnya.

Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjutak, memastikan penyelidikan ditingkatkan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami masih melakukan pendalaman. Memeriksa saksi, rekaman CCTV di lokasi hingga olah TKP. Apabila ada perkembangan pasti akan kami sampaikan,” jelasnya.

Hingga kini, upaya polisi dalam mengejar pelaku pembacokan dua mahasiswa Unitomo terus berlanjut, termasuk analisis rekaman CCTV dan pemeriksaan para saksi di sekitar lokasi kejadian.

Load More