-
Dua mahasiswa Unitomo dibacok empat pelaku di Jembatan Merah.
-
Polisi periksa saksi dan CCTV untuk identifikasi pelaku pembacokan.
-
Video viral rekam detik-detik serangan terhadap dua mahasiswa.
SuaraJatim.id - Polisi terus memburu pelaku pembacokan dua mahasiswa Unitomo. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Taman Jayengrono, kawasan Jembatan Merah, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025).
Dua mahasiswa semester akhir, Patihimas Soumena (22) dan Rizky Tuanya (22), menjadi korban serangan brutal empat pria tak dikenal yang menyerang secara tiba-tiba. Keduanya yang sehari-hari tinggal di kawasan Nginden, Sukolilo.
Kejadian pembacokan dua mahasiswa Unitomo berlangsung cepat. Meski korban tidak merespons arogansi para pelaku, empat pria itu tiba-tiba memutar balik motor dan menyerang menggunakan senjata tajam. Kondisi jalan yang cukup ramai tidak menghentikan serangan tersebut.
“Kalau dari cerita korban, mereka ga ngapain-ngapain. Juga tidak dalam kondisi mabuk dan memang mau jemput saudara di Perak. Tapi tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang dengan senjata tajam,” kata Alvianto, teman kos korban, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (29/11/2025).
Kedua korban berusaha menyelamatkan diri, namun pelaku berhasil menyabetkan senjata tajam ke beberapa bagian tubuh mereka.
“Kalau luka (korban) kemarin saya pas jenguk di RSUD dr Soetomo itu ada di betis, paha dan punggung. Kalau kata korban pelaku 4 orang. Satu yang bawa senjata tajam,” ujarnya.
Insiden ini terekam oleh teman korban yang selamat. Video tersebut kemudian viral di media sosial dan memperlihatkan kepanikan saat teman-teman lain mencoba melawan dengan melempari paving hingga para pelaku kabur.
“Kemarin korban bersama tiga teman lainnya. Mereka (pelaku) kabur ketika teman-teman yang lain melawan dengan melempari paving. Tapi dua korban sudah terlanjur dibacok,” tambahnya.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjutak, memastikan penyelidikan ditingkatkan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Kami masih melakukan pendalaman. Memeriksa saksi, rekaman CCTV di lokasi hingga olah TKP. Apabila ada perkembangan pasti akan kami sampaikan,” jelasnya.
Hingga kini, upaya polisi dalam mengejar pelaku pembacokan dua mahasiswa Unitomo terus berlanjut, termasuk analisis rekaman CCTV dan pemeriksaan para saksi di sekitar lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling
-
Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser
-
Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?
-
Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU