Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan berbagai penghargaan bagi para pendidik. Di antaranya penghargaan kepada 6 guru inspiratif yang berasal dari guru didaerah 3T berupa uang peningkatan kesejahteraan sebesar Rp5 juta dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.
Selain itu, diberikan pula penghargaan bagi 13 guru dan tenaga pendidik (GTK) tingkat nasional 2025 dan apresiasi kepada 2 kepala daerah kota/kabuaten yang berkontribusi dalam peningkatan pendidikan dan kesejahteraan guru yakni Wali Kota Malang dan Bupati Gresik.
Sebagai kepedulian bagi kesejahteraan guru, Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan sosial berupa bedah rumah untuk 20 guru dengan nilai Rp20–25 juta per orang.
"Penghargaan dan bantuan ini adalah bentuk terima kasih kami kepada para guru. Panjenengan semua telah memberi yang terbaik untuk anak-anak Jawa Timur, dan sudah selayaknya negara hadir memberi dukungan bagi perjuangan mulia tersebut," katanya.
Sebagai bentuk perhatian langsung kepada kesejahteraan guru, dalam puncak peringatan kali ini juga menggelar pasar murah khusus guru hebat Jatim. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti minyak goreng 1 liter Rp13 ribu, gula pasir 1 kg Rp8 ribu, tepung terigu 1 kg Rp8 ribu, beras premium 5 kg Rp60 ribu, telur 10 butir Rp11 ribu, hingga paket lengkap seluruh komoditas seharga Rp100 ribu.
Di akhir gelaran, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus bagi seluruh guru di Jawa Timur. Ia mengajak para pendidik untuk terus menyalakan semangat pengabdian dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
“Guru-guru hebat Jawa Timur, guru adalah arsitek masa depan, penyala obor ilmu, dan penjaga karakter generasi. Setiap murid yang tumbuh percaya diri, setiap prestasi yang lahir dari sekolah-sekolah kita, semuanya bermula dari guru yang tidak pernah lelah memberi. Teruslah menjadi inspirasi, teruslah menjadi teladan, dan teruslah menjadi sumber harapan bagi anak-anak kita,” pesannya.
”Jawa Timur melesat maju karena gurunya Hebat. Selamat Hari Guru Nasional,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini lagu Mars Guru ciptaan Gubernur Khofifah dinyanyikan perdana oleh tim Paduan Suara SMAN 1 Blitar.
Baca Juga: Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pariwara Anti Korupsi 2025:Pemacu Kerja Birokrasi Jujur, Akuntabel
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Khofifah yang selama ini memberikan perhatian sangat besar bagi para guru dan tenaga pendidikan di Jatim.
Ia menyebutkan berbagai program, penghargaan, hingga alokasi anggaran pendidikan yang besar menunjukkan komitmen Gubernur Khofifah dalam menempatkan guru sebagai ujung tombak kemajuan daerah.
"Perhatian Ibu Gubernur kepada guru dan tenaga pendidikan sungguh luar biasa. Mulai dari dukungan kebijakan, alokasi anggaran yang besar, hingga apresiasi langsung kepada guru-guru berprestasi. Semuanya ini memberi kekuatan baru bagi kami untuk terus bergerak maju,” katanya.
Menurutnya, keberpihakan yang selama ini ditunjukan telah melahirkan ekosistem pendidikan yang kuat dan penuh energi positif. Keberpihakan ini dinilainya membuahkan hasil dengan capaian prestasi sepanjang 2025 mulai dari prestasi nasional maupun internasional.
Ia juga menilai perhatian Gubernur Khofifah terhadap kesejahteraan guru, termasuk bantuan sosial, peningkatan kompetensi, dan ruang inovasi, telah memberikan dampak langsung pada kualitas belajar di sekolah.
"Kami di dinas pendidikan selalu memastikan setiap arahan Ibu Gubernur berjalan efektif di lapangan. Ketika kebijakan berpihak pada guru, maka kualitas pendidikan akan meningkat, dan masa depan anak-anak Jawa Timur akan semakin cerah,” tegasnya.***
Berita Terkait
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pariwara Anti Korupsi 2025:Pemacu Kerja Birokrasi Jujur, Akuntabel
-
BRI Peduli Beri Kejutan Spesial di Hari Guru: Sekolah di Bogor Disulap Jadi Panggung Apresiasi Guru!
-
Berangkatkan Gowes Bareng 1.000 Km Ride For Palestine, Gubernur Khofifah Serukan Pesan Perdamaian
-
Misi Dagang Jatim dan Negara Mitra Sukses, Tertinggi Sejak 2022
-
Pengangguran Terbuka Jatim Turun 3,88 Persen, Gubernur Khofifah: Bukti Ekonomi Tangguh dan Inklusif
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026