Di sisi lain, Misi Dagang kali ini juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebanyak 11 OPD, dan 3 Asosiasi dari kedua Provinsi.
Selain itu juga dilaksanakan penandatanganan 3 (tiga) Letter of Intent antara pelaku usaha Jawa Timur dengan Pelaku Usaha Malaysia yang disaksikan Atase Perdagangan KBRI Malaysia , antara lain PT Starindo Anugerah Abadi dengan Eramas Group, CV Pandafood Industry dengan Eng Sheng Sdn Bhd dan PT. Jayaditya Aswani Mandiri dengan Mentrade Marine Sdn Bhd.
Tak hanya fokus pada misi dagang dalam negeri, Jawa Timur juga aktif melaksanakan misi dagang luar negeri. Sejak 2022 hingga 2025, telah digelar enam kali Misi Dagang di Riyadh, Kuala Lumpur, Dili, Hong Kong, Osaka dan Singapura, yang menghasilkan potensi transaksi senilai Rp 5,896 triliun dan terdiri dari 68 kontrak dagang.
Terbaru, Provinsi Jatim baru saja menggelar misi dagang dengan Singapura yang merupakan pelaksanaan keenam yang diselenggarakan di Negara Mitra. Misi Dagang berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 4,163 triliun lebih yang dihasilkan dari 21 transaksi.
“Ini adalah strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas pasar ekspor dan menarik investasi asing,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan sebagian besar komoditi kebutuhan pokok di Kepulauan Riau masih dipasok provinsi Jatim seperti beras, cabe rawit, cabe kering, gula serta komoditi lain.
"Jatim memang provinsi salah satu penghasil utama komoditi pertanian, perkebunan, peternakan dan bahkan Jatim salah satu provinsi terbesar industri pengolahan," ungkapnya.
Ke depan, kerja sama tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat maupun komoditas IKM/UMKM, melainkan kerjasama di bidang pariwisata akan dikerjasamakan.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berterima kasih atas misi dagang yang diselenggarakan. Kerjasama yang diperbaharui setelah tiga tahun menambah nilai demand dan supply dari masing-masing provinsi," tandasnya.
Baca Juga: Raih Penghargaan BKKBN, Gubernur Khofifah: Komitmen dan Konsistensi Turunkan Stunting di Jawa Timur
Salah satu penjual room seafood asal Kabupaten Sidoarjo, Reksa (30) mengucapkan terima kasih diundang misi dagang. Pada kegiatan tersebut, Ia optimis mencukupi kebutuhan ikan di Jatim dan Indonesia yang sangat tingginya permintaannya.
"Kami menargetkan transaksi ikan yang dibawa ke misi dagang di Kepulauan Riau senilai Rp 20-25 miliar," ungkapnya.
Tidak sekadar bertemu pembeli dari dalam negeri, Reksa mengatakan atase perdagangan Kuala Lumpur, Malaysia tertarik dan memiliki prospek dengan meminta komoditi ikan dori dan tuna steak. "Mereka ingin segera dikirim Desember 2025. Karena masih uji coba, kami kirim dengan kuantiti 1 kontainer berisi dua produk tersebut," ungkapnya. ***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Jumpa Masyarakat Kepulauan Riau Asal Jatim: Ajak Bangun Daerah Rantau
-
Melayani Masyarakat dan Berdayakan Perempuan, Gubernur Khofifah Raih Woman Empower Award 2025
-
Gubernur Khofifah Tinjau Desa Kertosono, Pastikan Pembangunan Tanggul Bronjong Rampung 100 Persen
-
Digitalisasi Fiskal Berjalan Efektif, Jatim Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Kawasan Jawa-Bali
-
Raih Penghargaan BKKBN, Gubernur Khofifah: Komitmen dan Konsistensi Turunkan Stunting di Jawa Timur
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Roy Kiyoshi hingga Barongsai Terancam Batal: Polisi Larang Kimsin Reunion Festival di Klenteng Tuban
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Pengusaha Terjebak Perangkap Sindikat di Gresik: Pelakunya Mahasiswa hingga Residivis
-
BRI Fokus UMKM 2026: Kredit Rp1,211 Triliun Berhasil Dorong Laba 13,7%
-
Mencekam di Wonokusumo: Baru 2 Bulan Pulang dari Malaysia, Hasan Tewas Dibantai 4 Eksekutor Berhelm