-
Ledakan hancurkan tiga rumah dan lukai empat warga Pacitan.
-
Polisi temukan bubuk mercon dan lakukan penyelidikan lanjutan intensif.
-
Video kerusakan viral dan peristiwa jadi perhatian publik nasional.
SuaraJatim.id - Tim gabungan kepolisian dan BPBD masih bekerja mengungkap penyebab ledakan Pacitan yang menghancurkan tiga rumah dan melukai empat warga di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), Jumat (12/12/2025).
Peristiwa ledakan Pacitan yang terjadi pada pagi buta itu langsung menyita perhatian karena dampaknya yang begitu besar di lingkungan permukiman.
Kapolsek Tegalombo, Iptu Fathur Rohman, menjelaskan bahwa petugas menemukan indikasi kuat berupa bubuk mercon di dalam salah satu rumah warga.
Temuan itu muncul setelah olah TKP dilakukan secara menyeluruh di rumah milik Sugiyanto alias Yanto atau Plontho di Dusun Semanding.
Fathur menuturkan, penyidik tengah menelusuri lebih jauh tujuan penyimpanan bahan yang memicu ledakan Pacitan tersebut.
“Dugaan awal penyebabnya ya bubuk mercon (petasan) itu. Tadi kami temukan di dalam rumah. Apakah untuk petasan tahun baru atau keperluan lain, masih kami selidiki,” katanya.
Ledakan terjadi sekitar pukul 05.40 WIB dan langsung mengguncang permukiman warga. Tiga rumah milik korban rata dengan tanah, sementara sejumlah rumah tetangga juga rusak akibat getaran keras.
Kepala Desa Tahunan Baru, Mujianto, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras dan mengejutkan warga yang sedang memulai aktivitas pagi.
“Begitu meledak, tiga rumah langsung hancur. Empat warga juga luka-luka, sudah dibawa ke Puskesmas Gemaharjo,” tuturnya.
Kerusakan rumah yang tampak rata dengan tanah terekam dalam video amatir berdurasi 1 menit 35 detik yang kemudian beredar luas di media sosial, membuat peristiwa ini semakin banyak dibicarakan publik.
Tim Polsek Tegalombo bersama BPBD Pacitan terus melakukan penyisiran lanjutan untuk memastikan tidak ada sisa material berbahaya di lokasi.
Aparat juga menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan masyarakat diminta tetap waspada serta menjauhi lokasi hingga dinyatakan aman sepenuhnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
-
MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat
-
BRI dan BPKH Resmi Serahkan Banknotes SAR 152 Juta untuk Haji 2026
-
BRI Tawarkan Cicil Emas Praktis di BRImo, Bisa Digadai dan Dijual