-
CCTV diduga mati saat pembunuhan satu keluarga di Situbondo terjadi.
-
Polisi autopsi tiga jenazah untuk pastikan penyebab kematian.
-
Pisau, ponsel, dan CCTV diamankan sebagai barang bukti.
SuaraJatim.id - Misteri pembunuhan satu keluarga di Situbondo masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Tragedi berdarah yang terjadi di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim), pada Minggu, 28 Desember 2025, itu menewaskan tiga orang dalam satu rumah. Ketiga korban masing-masing berinisial MH (58), S (38), dan UR alias N (20).
Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Darmawan, mengungkapkan bahwa penyelidikan pembunuhan satu keluarga di Situbondo menghadapi kendala besar karena kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian tidak merekam peristiwa tersebut.
Padahal, rekaman kamera biasanya menjadi petunjuk awal untuk mengungkap kronologi kejadian dan mengarah pada pelaku.
“Sebelum peristiwa, CCTV diduga sudah mati atau sengaja dimatikan. Kami sedang mendalami fakta ini,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Temuan ini membuat penyidik memberi perhatian khusus pada kondisi dan peran CCTV dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kamera pengawas tersebut diduga masih berfungsi normal sehari sebelum tragedi terjadi. Perbedaan kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait waktu dan penyebab kamera tidak aktif saat kejadian berlangsung.
Sementara itu, untuk memperkuat temuan di tempat kejadian perkara, Tim Inafis Polres Situbondo telah melakukan autopsi terhadap ketiga jenazah korban. Proses autopsi dilakukan di Instalasi Forensik RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo pada Minggu malam, tak lama setelah peristiwa pembunuhan terungkap.
Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian serta mencocokkan dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan menyampaikan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Salah satunya adalah sebilah pisau yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
“Pisau kami amankan, tapi belum bisa dipastikan. Semua bukti sedang dikaji untuk menemukan petunjuk lebih lanjut,” jelas AKP Agung.
Selain pisau, polisi juga mengamankan beberapa ponsel milik korban serta perangkat CCTV yang akan dianalisis lebih lanjut oleh tim penyidik.
Pemeriksaan barang bukti ini diharapkan dapat membuka petunjuk baru terkait pergerakan korban maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka maupun mengungkap motif di balik pembunuhan satu keluarga di Situbondo.
Aparat masih terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi dan mencocokkan hasil autopsi dengan barang bukti yang telah diamankan.
“Pelaku belum ada yang kami curigai. Motifnya juga masih dalam pendalaman,” kata AKP Agung.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Ancam Bunuh Kekasih, Begini Catatan Disiplin Pemain PSM Ricky Pratama
-
Viral Suami Bunuh Istri dan Anak di Tempat Umum, Terekam Acara Siaran Langsung
-
Sinopsis The Art of Sarah, Rahasia Besar dari Kaum Elite di Seoul
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Misteri Kematian PPPK RSPAU Halim: 6 Fakta yang Terungkap Sejauh Ini
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Kronologi Terbongkarnya Brankas Kuno Juragan Toko Emas Semar Nganjuk, Ada Perhiasan Lama!
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Paron Ngawi, Membusuk Tanpa Busana!