-
Skandal ponpes Bangkalan ungkap dugaan pelecehan oleh dua oknum lora.
-
Satu tersangka ditahan, satu laporan lain naik tahap penyidikan.
-
Korban diduga dijerat modus nikah siri ke luar kota.
SuaraJatim.id - Fakta baru terungkap dalam skandal dugaan pelecehan seksual di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Karomah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (Jatim).
Kasus itu ternyata tidak hanya melibatkan satu pelaku, tetapi diduga dilakukan oleh dua bersaudara yang sama-sama merupakan oknum lora di pesantren tersebut.
Dalam skandal Ponpes Bangkalan ini, satu oknum lora berinisial UF telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur dan kini menjalani penahanan.
Proses hukum terhadap UF disebut telah naik ke tahap penyidikan sejak bulan lalu. Namun, pengembangan perkara membuka babak baru setelah korban memberikan keterangan tambahan kepada penyidik.
Kuasa hukum korban, Ali Maulidi, mengungkapkan bahwa fakta terbaru menunjukkan adanya dugaan keterlibatan adik kandung UF, berinisial S. Keduanya diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap santriwati yang sama.
“Ternyata bukan hanya satu pelaku, melainkan dua bersaudara yang sama-sama oknum lora, dan korbannya adalah orang yang sama,” ujar Ali, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (08/01/2026).
Menurut Ali, dugaan perbuatan yang dilakukan oleh S memiliki pola yang lebih sistematis. Korban disebut sempat dibawa ke luar kota dengan alasan akan dinikahi secara siri. Namun, alasan tersebut diduga hanya dijadikan modus untuk melancarkan tindakan asusila.
“Disebut nikah siri, tapi faktanya tidak memenuhi unsur apa pun. Tidak ada wali, tidak ada saksi dari kedua belah pihak. Yang ada hanya pelaku dan korban. Ini nikah siri abal-abal,” tegasnya.
Atas pengakuan korban tersebut, pihak kuasa hukum melaporkan S ke kepolisian melalui laporan terpisah. Laporan itu kini telah resmi naik ke tahap penyidikan dan ditangani langsung oleh penyidik Polda Jawa Timur.
Perkembangan ini semakin memperluas penanganan Skandal Ponpes Bangkalan yang tengah menjadi sorotan masyarakat.
Pihak korban mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas. Mereka menilai kasus ini menyangkut kejahatan seksual di lingkungan pesantren yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para santri.
“Kami mendesak penyidik segera memanggil dan menahan terduga pelaku S. Jangan sampai penanganan perkara ini terkesan lamban atau tebang pilih,” kata Ali.
Sementara itu, penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Iptu Imam Munadi, membenarkan adanya dua laporan polisi dalam kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
Ia memastikan bahwa satu laporan telah berujung pada penetapan tersangka dan penahanan, sementara satu laporan lainnya telah masuk tahap penyidikan.
“Ada dua laporan polisi. Satu sudah ditetapkan tersangka dan ditahan, satu lagi sudah naik penyidikan,” ujarnya singkat.
Berita Terkait
-
Cerita Inspiratif - Desa Sumberejo Pacitan
-
Dari Ejekan Jadi Rezeki, Patung Macan Putih Kediri Jadi Wisata Dadakan
-
Mengapa Pelaku Pelecehan Selalu Merasa Aman, dan Korban Selalu Disalahkan?
-
Jelang Diresmikan Timnas Indonesia, John Herdman Pernah Buat Skandal yang Bikin Geger
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
BRI Dukung Prestasi Atlet Indonesia Peraih Medali SEA Games 2025 Lewat Penyaluran Bonus
-
Tragis Kecelakaan Kereta Api di Bojonegoro, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Argo Bromo Anggrek
-
Detik-detik Truk Muatan Cabai Tabrak Motor di Mojokerto, Seorang Tewas dan Sopir Luka Parah
-
Fakta Baru Skandal Ponpes Bangkalan, Dua Bersaudara Oknum Lora Diduga Lecehkan Santriwati yang Sama
-
Rumah 2 Lantai Terbakar di Simo Gunung Surabaya, 6 Penghuni Luka-luka