-
Keributan Paradise Club Surabaya dipicu saling senggol dan meluas hingga pemukiman.
-
Empat korban luka akibat kekerasan kursi botol dan tiga dirawat sakit.
-
Keamanan klub gagal meredam, polisi Tegalsari akhirnya menghentikan keributan situasi.
SuaraJatim.id - Keributan terjadi di Kelab Malam Paradise Club Surabaya di kawasan Tegalsari, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (22/1/2026) dini hari. Insiden ini menyita perhatian warga sekitar karena keributan meluas hingga ke jalan raya dan pemukiman.
Berikut lima fakta penting terkait peristiwa tersebut.
1. Keributan Terjadi di Dalam Paradise Club Tegalsari
Keributan Paradise Club Surabaya bermula di dalam area hiburan malam Paradise Club yang berada di kawasan Tegalsari. Saat itu, kondisi klub tengah ramai pengunjung. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, keributan dipicu oleh insiden saling senggol antar pengunjung di dalam klub.
Situasi yang awalnya hanya cekcok kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Beberapa pengunjung terlibat adu fisik sebelum akhirnya keributan meluas ke luar area Kelab Malam tersebut.
2. Keributan Berlanjut Hingga Jalan Raya dan Gang Pemukiman
Setelah terjadi di dalam klub, Keributan Paradise Club Surabaya tidak langsung berhenti. Aksi kejar-kejaran antar pengunjung berlanjut hingga ke luar lokasi, bahkan mencapai gang-gang dan jalan raya di sekitar kawasan Tegalsari.
“Rame mas. Itu kejar-kejaran sampai di gang-gang dan jalan Raya juga,” kata salah satu warga sekitar yang enggan namanya disebut, dikutip dari BeritaJatim, Jumat (23/1/2026).
Keributan yang meluas ini membuat warga sekitar merasa terganggu karena terjadi hingga area pemukiman.
3. Empat Orang Mengalami Luka Akibat Kekerasan
Dalam Keributan Paradise Club Surabaya tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka. Luka yang dialami korban diduga akibat pemukulan menggunakan kursi dan botol minuman yang ada di lokasi kejadian.
Akibat luka tersebut, para korban harus mendapatkan penanganan medis. Tiga orang di antaranya dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit di Jalan Diponegoro dan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
4. Keamanan Internal Klub Tak Mampu Meredam Situasi
Saksi di lokasi menyebut pihak keamanan internal Paradise Club Surabaya tidak mampu mengendalikan keributan. Situasi semakin tidak terkendali hingga meluas ke luar area klub dan mengganggu lingkungan sekitar.
Keributan baru dapat dihentikan setelah aparat kepolisian dari Polsek Tegalsari tiba di lokasi kejadian dan melakukan pengamanan.
Berita Terkait
-
BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!
-
Siaga di Bundaran HI! Mobil Tahanan Polda Metro Siap Angkut Perusuh di Demo Mahasiswa
-
Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi
-
Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey
-
Khofifah Dampingi Ketua MA RI Sunarto Buka Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA di Malang
-
Jaringan Narkoba Sistem Ranjau Penjual 11 Ribu Pil Koplo di Gresik Akhirnya Terungkap
-
Peluang Emas! Sampang Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat: Fasilitas Mewah, Kuota Terbatas
-
Ijab Kabul di Balik Borgol: Kisah Pasangan Pengedar 2 Ons Sabu yang Menikah di Polres Ngawi