Riki Chandra
Kamis, 29 Januari 2026 | 15:59 WIB
Wali Kota Madiun Maidi (tengah) dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Judul artikel dimanipulasi dari sumber berita aslinya.
  • Tidak ada pengakuan penyerahan uang kepada Jokowi.
  • Klaim viral berasal dari unggahan media sosial.

SuaraJatim.id - Wali Kota Madiun, Maidi, serahkan Rp 800 juta ke Jokowi menjadi klaim yang ramai beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.

Informasi tersebut muncul dari unggahan akun Facebook “Sultan” pada Kamis (22/01/2026) yang membagikan tangkapan layar artikel dengan judul sensasional dan narasi provokatif.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi:
“Kata TERMUL Pasti Bilang Fitnah-
Dan Hoax, Rumus Mereka Cuma Itu
Ketika Fakta Berbicara”

Narasi tersebut disertai tangkapan layar artikel yang seolah memuat pengakuan Wali Kota Madiun serahkan Rp800 juta ke Jokowi.

Lantas, benarkah informasi tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, narasi tersebut diubah dari sumber berita yang dicantumkan, yakni laman Gelora News. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa judul artikel yang beredar telah dimanipulasi dan tidak sesuai dengan isi berita aslinya.

Artikel Gelora News yang sebenarnya berjudul “Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek”.

Artikel asli tersebut memuat pernyataan Maidi saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026).

Dalam pernyataannya, Maidi membantah tuduhan menerima fee proyek dan gratifikasi. Tidak ada satu pun bagian artikel yang menyebut Wali Kota Madiun serahkan Rp 800 juta ke Jokowi atau adanya penyerahan uang kepada Presiden Joko Widodo.

Narasi yang beredar di media sosial merupakan hasil pemelintiran judul dan perubahan konteks isi berita. Manipulasi ini menimbulkan kesan keliru seolah-olah Maidi mengakui menyerahkan uang kepada Presiden, padahal klaim tersebut tidak pernah disampaikan dalam sumber berita aslinya.

Kesimpulan

Klaim “Wali Kota Madiun serahkan Rp 800 juta ke Jokowi” adalah hoaks. Judul dan narasi yang beredar telah dimanipulasi dari artikel asli Gelora News. Konten tersebut termasuk manipulated content karena mengubah konteks dan makna informasi sebenarnya.

Load More