- Judul artikel dimanipulasi dari sumber berita aslinya.
- Tidak ada pengakuan penyerahan uang kepada Jokowi.
- Klaim viral berasal dari unggahan media sosial.
SuaraJatim.id - Wali Kota Madiun, Maidi, serahkan Rp 800 juta ke Jokowi menjadi klaim yang ramai beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Informasi tersebut muncul dari unggahan akun Facebook “Sultan” pada Kamis (22/01/2026) yang membagikan tangkapan layar artikel dengan judul sensasional dan narasi provokatif.
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi:
“Kata TERMUL Pasti Bilang Fitnah-
Dan Hoax, Rumus Mereka Cuma Itu
Ketika Fakta Berbicara”
Narasi tersebut disertai tangkapan layar artikel yang seolah memuat pengakuan Wali Kota Madiun serahkan Rp800 juta ke Jokowi.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, narasi tersebut diubah dari sumber berita yang dicantumkan, yakni laman Gelora News. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa judul artikel yang beredar telah dimanipulasi dan tidak sesuai dengan isi berita aslinya.
Artikel Gelora News yang sebenarnya berjudul “Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek”.
Artikel asli tersebut memuat pernyataan Maidi saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026).
Dalam pernyataannya, Maidi membantah tuduhan menerima fee proyek dan gratifikasi. Tidak ada satu pun bagian artikel yang menyebut Wali Kota Madiun serahkan Rp 800 juta ke Jokowi atau adanya penyerahan uang kepada Presiden Joko Widodo.
Narasi yang beredar di media sosial merupakan hasil pemelintiran judul dan perubahan konteks isi berita. Manipulasi ini menimbulkan kesan keliru seolah-olah Maidi mengakui menyerahkan uang kepada Presiden, padahal klaim tersebut tidak pernah disampaikan dalam sumber berita aslinya.
Kesimpulan
Klaim “Wali Kota Madiun serahkan Rp 800 juta ke Jokowi” adalah hoaks. Judul dan narasi yang beredar telah dimanipulasi dari artikel asli Gelora News. Konten tersebut termasuk manipulated content karena mengubah konteks dan makna informasi sebenarnya.
Berita Terkait
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan
-
Cek Fakta: Benarkah Ari Wibowo Menikah dengan Clara Oktavia?
-
Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya
-
Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua