-
Oknum kades dilaporkan polisi usai kepergok di kamar.
-
Suami korban memergoki langsung dugaan perzinahan.
-
DPMD menunggu putusan hukum sebelum sanksi.
SuaraJatim.id - Laporan dugaan perzinahan menyeret oknum kepala desa (kades) berinisial R di Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).
Kasus ini mencuat setelah sang kades kepergok berselingkuh dengan istri warga pada Selasa (27/1/2026) dan dilaporkan langsung oleh suami korban ke kepolisian.
Peristiwa yang menimpa oknum Kades Lumajang tersebut terungkap secara tak terduga. Suami korban yang berprofesi sebagai tukang bangunan mendadak pulang ke rumahnya karena ada barang kerja yang tertinggal, lalu mendapati istrinya bersama pelaku di dalam kamar pribadi.
Kepolisian membenarkan laporan terhadap Oknum Kades Lumajang itu. Kasi Polres Lumajang Ipda Suprapto memastikan laporan dugaan perzinahan telah diterima dan kini ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kasus ini juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menyatakan masih menunggu perkembangan proses hukum sebelum mengambil langkah administratif terhadap Oknum Kades Lumajang berinisial R tersebut. Berikut fakta-faktanya.
1. Laporan Resmi Dugaan Perzinahan
Kasus ini bermula dari laporan resmi yang diajukan oleh suami korban ke kepolisian. Pelapor mengaku tidak terima karena istrinya diduga disetubuhi oleh Oknum Kades Lumajang berinisial R. Laporan tersebut diterima Polres Lumajang dan kini telah masuk tahap penanganan awal.
Kasi Polres Lumajang Ipda Suprapto mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut. Ia menyebut, laporan dugaan perzinahan ini diajukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pendalaman materiil.
2. Kepergokan Terjadi di Kamar Pribadi
Pengungkapan kasus ini terjadi secara spontan. Suami korban yang sebelumnya berangkat bekerja sebagai tukang bangunan kembali ke rumah karena ada barang keperluan kerja yang tertinggal. Kepulangan mendadak itulah yang membuka tabir dugaan perselingkuhan Oknum Kades Lumajang.
“Jadi, awalnya korban ini sudah berangkat kerja sebagai tukang bangunan, tapi pulang lagi ke rumahnya karena ada barang yang tertinggal,” terang Suprapto, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (29/1/2026). Setibanya di rumah, korban mendapati istrinya bersama pelaku di dalam kamar pribadinya.
3. Dilaporkan Berjenjang hingga Polsek
Setelah memergoki langsung kejadian tersebut, korban tidak bertindak sendiri. Ia segera melaporkan peristiwa itu kepada kepala dusun setempat sebagai bentuk pengaduan awal sebelum masuk ke ranah hukum.
“Ini korban melihat sendiri istrinya berduaan di dalam kamar bersama pak kades. Kejadian itu langsung dilaporkan ke kepala dusun sampai akhirnya ke polsek,” tambah Suprapto. Proses pelaporan berjenjang ini menjadi bagian dari kronologi resmi kasus Oknum Kades Lumajang.
4. DPMD Menunggu Proses Hukum
Berita Terkait
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar