-
Oknum kades dilaporkan polisi usai kepergok di kamar.
-
Suami korban memergoki langsung dugaan perzinahan.
-
DPMD menunggu putusan hukum sebelum sanksi.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lumajang belum menjatuhkan sanksi administratif kepada Oknum Kades Lumajang tersebut. Kepala DPMD Lumajang, Bayu Ruswantoro, menegaskan pihaknya masih menunggu kejelasan status hukum dari kepolisian.
“Tentu kita lihat dulu, ancaman hukumannya, jika lebih dari 5 tahun bisa kami ajukan pemberhentian sementara,” ungkap Bayu.
Menurutnya, keputusan administratif harus merujuk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
5. Potensi Sanksi Jabatan
DPMD Lumajang menjelaskan bahwa pencopotan jabatan kades tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa dasar hukum yang jelas. Jika nantinya vonis pengadilan telah berkekuatan hukum tetap, barulah pemberhentian permanen dapat diproses.
Pihak DPMD menekankan bahwa pelanggaran etik dan hukum oleh aparatur desa merupakan persoalan serius. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus Oknum Kades Lumajang untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Berita Terkait
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro