- Penjarahan Situs Mejo Miring Blitar terkait ritual kerajaan baru.
- Mbah Saimun klaim menikahi Arca Putri Majapahit.
- Sebagian benda purbakala masih dikuasai pelaku.
SuaraJatim.id - Kasus penjarahan Situs Mejo Miring Blitar di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, menguak sisi lain praktik penyalahgunaan benda purbakala yang jauh dari nalar.
Penelusuran aparat atas hilangnya artefak bersejarah justru membuka klaim ritual mistis yang dikaitkan dengan ambisi kekuasaan.
Hilangnya Arca Putri dari Situs Mejo Miring Blitar mengarah pada sosok Mbah Saimun, seorang pria lanjut usia yang diketahui memimpin kelompok kecil dengan keyakinan akan munculnya kerajaan baru di wilayah Blitar.
Dalam pengakuannya, Mbah Saimun menyebut telah menikahi arca putri peninggalan Majapahit tersebut, sebuah klaim yang menjadi alasan penolakan pengembalian artefak ke Situs Mejo Miring Blitar.
Berikut fakta-faktanya.
1. Arca Putri Hilang dari Situs Bersejarah
Arca Putri dilaporkan hilang dari Situs Mejo Miring Blitar, salah satu lokasi peninggalan sejarah di Kecamatan Kesamben. Hilangnya artefak ini memicu penelusuran oleh aparat dan perangkat desa.
Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan benda purbakala yang diduga diambil tanpa izin dari area situs bersejarah.
2. Arca Ditemukan di Kamar Pribadi Mbah Saimun
Hasil penelusuran mengungkap bahwa Arca Putri ditemukan tersimpan di kamar pribadi Mbah Saimun. Lokasi penyimpanan ini berada di dalam rumahnya di Desa Siraman.
Penemuan tersebut menegaskan bahwa arca tidak berada di tempat penyimpanan umum, melainkan dikuasai secara pribadi.
3. Klaim Menikahi Arca Putri
Mbah Saimun mengaku telah menikah dengan Arca Putri peninggalan Majapahit. Klaim ini disampaikan saat pihak berwenang meminta agar artefak tersebut dikembalikan ke Situs Mejo Miring Blitar.
“Itu ditemukan lagi di dalam kamar Mbah Saimun katanya dia sudah menikah dengan arca putri itu,” ungkap Kepala Desa Siraman Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, Budi Arif Rohman, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (29/1/2026).
4. Penolakan Pengembalian Artefak
Berita Terkait
-
Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?