-
Sepuluh pasangan gagal, satu lolos sidang isbat nikah Pacitan.
-
Kendala utama peserta karena status perkawinan sebelumnya belum selesai.
-
Hakim sarankan pengajuan asal-usul anak demi kepastian hukum.
“Jika isbat dikabulkan, buku nikah langsung diterbitkan, kemudian status kependudukan di KTP dan Kartu Keluarga juga langsung diperbarui,” terangnya.
Bagi peserta yang belum berhasil, pengadilan memberikan arahan lain. Majelis hakim menyarankan pengajuan asal-usul anak, mengingat sebagian besar pasangan yang menikah siri telah memiliki keturunan.
“Karena rata-rata sudah memiliki anak, maka majelis hakim menyarankan untuk mengajukan permohonan asal-usul anak agar anak tersebut dapat diakui secara hukum,” pungkasnya.
Sidang Isbat Nikah Massal Pacitan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah. Kegiatan ini juga mencakup pengakuan hukum terhadap anak yang lahir dari seorang ibu serta pengakuan hukum terhadap anak angkat yang telah ditetapkan melalui pengadilan negeri.
“Ini merupakan wujud pelayanan publik yang mudah, efektif, dan efisien. Masyarakat tidak perlu lagi menempuh birokrasi panjang yang terpisah-pisah,” kata Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah.
Berita Terkait
-
Lindi Fitriyana Melahirkan usai 3 Bulan Nikah, Febby Carol Bela Virgoun: Dia Selalu Tanggung Jawab
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Syekh M Al Deeb Bongkar Oknum Ulama Hobi Nikah Tiap Bulan di Hotel: Cuma Berduaan!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang
-
85 Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Blitar, Bagaimana Harganya?
-
Jasad Bayi Membusuk dalam Kantong Plastik Gegerkan Warga Babadan Ponorogo