-
Pasuruan diterjang banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem.
-
Empat warga luka, dua dirujuk ke RSUD Bangil.
-
Ratusan rumah terendam, delapan warga dievakuasi darurat.
SuaraJatim.id - Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), dikepung banjir dan longsor sejak Senin (2/3/2026) sore akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Rentetan bencana ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan lumpuh, akses antar-desa terputus, dan empat warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Data dari BPBD Kabupaten Pasuruan menyebutkan, Pasuruan dikepung banjir dan 15 titik longsor yang tersebar di beberapa kecamatan.
Wilayah paling terdampak berada di Kecamatan Tosari, kawasan pegunungan yang mengalami belasan titik longsor hingga menutup jalur transportasi dan merusak rumah warga.
Material tanah dari tebing longsor menutup akses jalan Ngadiwono hingga pemukiman Ledoksari. Akibat kejadian tersebut, empat warga dilaporkan terluka setelah tertimbun material longsor.
Dua korban mengalami luka berat dan harus dirujuk ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, memastikan tim reaksi cepat telah dikerahkan ke lokasi terdampak sejak awal kejadian.
“Ada empat orang korban luka di Tosari, di antaranya dua orang dirujuk ke RSUD Bangil karena mengalami luka berat akibat tertimpa longsoran,” katanya, dikutip dari BeritaJatim, Selasa (3/3/2026).
Tak hanya longsor, bencana juga meluas ke dataran rendah dalam bentuk banjir Pasuruan akibat luapan sungai. Ratusan rumah terendam di enam kecamatan, yakni Kecamatan Winongan, Bangil, Gondangwetan, Kraton, Grati, dan Rejoso.
Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1,2 meter di Dusun Kebrukan, Grati. Kondisi ini memaksa warga menghentikan aktivitas dan menyelamatkan barang-barang berharga dari genangan.
BPBD juga melakukan evakuasi darurat terhadap delapan warga lansia dan dewasa di Desa Kedawungkulon ke musholla terdekat. Langkah tersebut diambil karena debit air yang terus meningkat dan dinilai membahayakan keselamatan.
Sugeng Hariyadi menambahkan, pihaknya terus memantau pergerakan genangan di wilayah Bangil dan Winongan yang masih cukup tinggi.
“Kami terus berupaya menyalurkan bantuan logistik dan memastikan seluruh warga yang mengungsi mendapatkan penanganan medis yang layak,” katanya.
Selain merendam rumah, derasnya arus air juga menyebabkan sejumlah infrastruktur rusak. Jalan dan tanggul penahan tanah dilaporkan ambrol, sementara empat unit rumah di Tosari, Purwodadi, dan Gondangwetan mengalami kerusakan kategori sedang.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Brantas, Mustofa Ditemukan Tim SAR dalam Kondisi Tak Bernyawa
-
Jerat Prostitusi Online Menyasar Anak-Anak Broken Home di Blitar
-
Tabrakan Hiace vs Truk di KM 619 Tol Solo-Kertosono, Dua Nyawa Melayang
-
Mantan Guru SMA Terancam 9 Tahun Penjara Usai Cabuli Belasan Anak di Kediri
-
8 Jam KPK Geledah Kantor Diskes dan Disdik Ponorogo: Tiga Koper Disita, Satu ASN Dibawa Pergi