-
Polisi bongkar praktik prostitusi di apartemen Twin Tower Surabaya.
-
Satu tersangka ditahan karena tidak kooperatif wajib lapor.
-
Manajemen apartemen akan diperiksa terkait dugaan keterlibatan kasus.
SuaraJatim.id - Kasus prostitusi di Twin Tower Surabaya, Jawa Timur (Jatim), akhirnya terungkap setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan di sebuah apartemen kawasan Jalan Kalisari.
Praktik prostitusi Twin Tower Surabaya ini dibongkar oleh Satuan Reserse Perlindungan Perempuan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polrestabes Surabaya pada akhir Februari 2026 lalu.
Pengungkapan prostitusi Twin Tower Surabaya ini bermula dari informasi yang diterima petugas, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penggerebekan di lantai 3 apartemen tersebut sekitar pukul 22.30 WIB.
Dalam operasi itu, polisi mengamankan tiga orang berinisial JI, E, dan ADK. Selain itu, seorang pria yang diduga sebagai tamu juga turut diamankan di lokasi kejadian.
Saat penggerebekan berlangsung, diketahui bahwa aktivitas prostitusi Twin Tower Surabaya tersebut sedang terjadi.
Seorang pria disebut baru saja menggunakan layanan seks sebelum akhirnya petugas datang. Keempat orang yang berada di lokasi langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sehari setelah penggerebekan, tepatnya pada 27 Februari 2026, polisi menetapkan JI sebagai tersangka dalam kasus ini. Meski demikian, JI sempat dipulangkan dengan kewajiban melapor secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis. Proses hukum tetap berjalan meski tersangka tidak langsung ditahan saat itu.
Namun, pada 15 Maret 2026, polisi kembali mengamankan JI lantaran dinilai tidak kooperatif. Ia tidak memenuhi kewajiban wajib lapor yang telah ditetapkan sebelumnya. Petugas kemudian menangkap JI di tempat kosnya yang berada di kawasan Jalan Karang Empat.
Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya, AKBP Melati, menjelaskan bahwa tindakan penjemputan tersebut dilakukan karena tersangka mengabaikan kewajiban hukumnya.
“JI sudah diamankan karena tidak kooperatif. Dia kami amankan di tempat kosnya Jalan Karang Empat,” kata Melati, dikutip dari BeritaJatim, Selasa (24/3/2026).
Dalam perkembangan kasus ini, pihak kepolisian juga berencana memanggil manajemen apartemen Twin Tower untuk dimintai keterangan. Hal ini dilakukan guna mendalami kemungkinan adanya kelalaian atau keterlibatan pihak lain dalam praktik prostitusi Twin Tower Surabaya tersebut.
“Untuk JI sudah dilakukan proses hukum dan ditahan. Lalu untuk manajemen akan kami panggil untuk minta keterangan,” ujarnya.
Kasus prostitusi Twin Tower Surabaya ini kini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh kepolisian untuk mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
1,1 Juta Agen BRILink Dorong Inklusi Keuangan Sampai ke Pelosok Negeri, Contohnya Rieche Endah