SuaraJatim.id - Beragam upaya terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui pemerataan akses layanan kesehatan. Sebagai wujud nyata kontribusi tersebut, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 9.500 warga di berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam program ini, BRI memberikan layanan konsultasi kesehatan gratis, di mana masyarakat dapat melakukan skrining kesehatan dasar seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, sekaligus memperoleh edukasi singkat terkait pola hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bersamaan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan, BRI Peduli juga menyalurkan 9.700 paket vitamin dan obat-obatan serta pemberian 9.500 paket nutrisi kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia dan terbuka bagi masyarakat umum, dengan dukungan tenaga medis profesional yang memberikan layanan pemeriksaan serta edukasi kesehatan secara langsung.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan kegiatan pemeriksaan gratis dari BRI Peduli merupakan inisiatif dan langkah konkret BRI dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat melalui penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai langkah promotif dan preventif.
Kegiatan ini juga bertujuan memperluas akses layanan kesehatan yang inklusif dan mudah dijangkau, khususnya bagi masyarakat umum dan kelompok dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
“Ini adalah inisiatif dan langkah konkret BRI dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan layanan kesehatan gratis, masyarakat terdorong untuk memeriksakan kesehatan lebih awal sehingga penyakit bisa dicegah atau ditangani sejak dini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemberian obat-obatan dan vitamin bagi masyarakat diharapkan dapat mengurangi dampak penyakit yang dikeluhkan dan mendukung kecukupan kebutuhan vitamin setiap hari. Selain itu, pemberian paket nutrisi kesehatan juga diharapkan dapat melengkapi asupan nutrisi sekaligus mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi asupan bernutrisi.
Dhanny juga menegaskan, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dari BRI Peduli merupakan bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kesehatan dan Kesejahteraan, yang bertujuan menjamin kehidupan sehat serta mendorong kesejahteraan bagi semua usia.
Ke depan, BRI terus berkomitmen mengembangkan program sosial yang berkelanjutan dan mendukung pelayanan masyarakat. Hal ini juga merupakan wujud komitmen BRI dalam mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya ditunjukkan melalui aktivitas bisnis perbankan saja, tetapi juga melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan. ***
Baca Juga: Momentum Paskah, BRI Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Sembako
Berita Terkait
-
Momentum Paskah, BRI Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Sembako
-
Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Perkuat Usaha Perempuan, Onih Suryati Jadi Inspirasi
-
Desa BRILiaN Ubah Sausu Tambu Jadi Desa Wisata Berdaya Saing
-
BRI Dominasi Penghargaan Dealer Utama 2025, Dukung Pembiayaan Negara
-
Desa Pajambon Kini Sukses Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya