- Said Iqbal menyebutkan dua perusahaan otomotif Jepang berencana melakukan PHK massal di wilayah Pasuruan dan Mojokerto.
- Kedua perusahaan tersebut berencana memindahkan lini produksi ke Vietnam demi mengejar efisiensi bisnis kendaraan listrik global.
- Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto belum menerima laporan resmi terkait rencana PHK massal oleh manajemen perusahaan.
SuaraJatim.id - Kabar tak sedap berhembus kencang di pabrik komponen otomotif Jawa Timur. Di tengah ambisi global menuju era kendaraan listrik (EV), ribuan pekerja di Kabupaten Mojokerto kini justru dirundung kecemasan.
Isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal mendadak menjadi hantu yang membayangi stabilitas ekonomi daerah.
Kabar ini pertama kali diletupkan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.
Ia memberikan sinyal bahwa ada dua raksasa industri komponen otomotif asal Jepang berinisial PT J dan PT S yang berencana merampingkan barisan pekerjanya di wilayah Pasuruan dan Mojokerto.
Alasannya karena efisiensi dan perubahan haluan bisnis. Kedua perusahaan tersebut dikabarkan akan memindahkan sebagian besar lini produksinya ke Vietnam, negara yang dianggap lebih kompetitif dalam menyambut ekosistem kendaraan listrik masa depan.
"Ini baru informasi awal, baru diskusi awal. Namun, ada ribuan pekerja yang berpotensi terkena dampak PHK ini," ungkap Said Iqbal dalam sebuah konferensi pers.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Mojokerto tampaknya masih berupaya tenang di tengah isu yang memanas. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat mengaku hingga kini belum menerima surat resmi atau pemberitahuan tertulis dari manajemen perusahaan yang dimaksud.
"Belum ada," ujar Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Yo'ie Afrida Soesetyo Djati, singkat saat dikonfirmasi pada Senin (22/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Meski administratifnya masih senyap, namun pernyataan dari lingkar dalam istana tersebut tak pelak membuat publik bertanya-tanya.
Baca Juga: Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
Siapakah sebenarnya PT J dan PT S? Dan sejauh mana kesiapan pemerintah daerah melindungi ribuan nasib buruh jika eksodus industri ini benar-benar terjadi?
Transisi ke kendaraan listrik yang digadang-gadang ramah lingkungan ternyata membawa dilema tersendiri bagi tenaga kerja manual.
Teknologi baru membutuhkan struktur organisasi yang lebih ramping, dan seringkali, negara dengan insentif lebih menggiurkan seperti Vietnam menjadi destinasi utama bagi investor yang ingin melakukan restrukturisasi.
Kini, nasib ribuan buruh di Mojokerto bergantung pada hasil evaluasi internal perusahaan-perusahaan Jepang tersebut.
Sementara itu, Disnaker Mojokerto menyatakan akan terus memantau situasi di lapangan, bersiap menghadapi kemungkinan terburuk jika palu PHK itu benar-benar jatuh.
Berita Terkait
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
Badai di Jombang: 1.000 Buruh PT SGS Terancam PHK, SBPJ Siapkan Perlawanan Besar
-
Misteri Pesepeda Tanpa Nama Terjun ke Sungai Brangkal Mojokerto, Nyawa Selamat Usai Evakuasi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas