- Jasad pria ditemukan di Pantai Permata, Probolinggo, pada 4 Juli 2026 akibat tindak pembunuhan oleh rekannya, AN.
- Pelaku membunuh korban menggunakan palu dan cutter karena merasa sakit hati atas perlakuan tidak diinginkan saat perjalanan.
- Tersangka menjual sepeda motor korban untuk keuntungan pribadi dan terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun lamanya.
SuaraJatim.id - Pantai Permata di Kelurahan Pilang, Probolinggo, biasanya menjadi latar belakang estetik bagi para pegiat media sosial untuk melakukan siaran langsung atau live TikTok.
Namun, pada Sabtu (4/7/2026) sore, ketenangan kawasan wisata itu pecah saat sesosok jasad pria ditemukan terbujur kaku di lahan kosong yang tersembunyi.
Setelah sepuluh hari menjadi misteri yang menghantui warga Kota Probolinggo, Satreskrim Polres Probolinggo Kota akhirnya berhasil menyusun kepingan teka-teki tersebut. Pelakunya adalah AN (32), pria yang selama ini dianggap sebagai rekan dekat korban, SA (36).
Hubungan antara AN dan SA berakhir tragis pada Jumat malam (3/7/2026). Berawal dari pertemuan di Terminal Bayuangga, keduanya sempat berkeliling kota menggunakan sepeda motor milik korban. Namun, di balik perjalanan itu, AN memendam rasa tidak nyaman yang memuncak menjadi amarah.
Kepada penyidik, AN mengaku berulang kali mendapatkan perlakuan yang tidak diinginkan dari SA selama di atas motor, mulai dari diraba hingga dicium di bagian leher. Rasa sakit hati dan risi itulah yang diduga menjadi pemantik api dendam dalam kepala AN.
Menjelang tengah malam, keduanya berhenti di spot yang biasa mereka gunakan untuk berselancar di dunia maya yakni di Pantai Permata.
Di sanalah, rencana gelap AN dieksekusi. Memanfaatkan kelengahan korban, AN mengambil palu besi yang tersimpan di bagasi motor korban sendiri.
Tanpa ampun, hantaman palu itu mendarat berkali-kali di kepala SA hingga ia tersungkur. Tak cukup sampai di situ, AN mencekik leher rekannya itu untuk memastikan napasnya benar-benar terhenti.
Yang lebih mengerikan, AN sempat mengambil pisau cutter dari tas korban untuk menyayat bagian mulut dan leher SA.
Baca Juga: Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk
"Tindakan itu dilakukan tersangka untuk mengaburkan motif, agar polisi mengira pembunuhan ini didasari oleh dendam atau kemarahan yang berbeda dari kenyataannya," jelas Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, Jumat (17/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Usai menyeret jasad korban sejauh 50 meter ke tengah ladang, AN membawa kabur seluruh harta benda korban. Ia bertindak sangat rapi.
Sepeda motor korban sempat diinapkan di area parkir Rumah Sakit Wonolangan selama tiga hari agar tidak dicurigai warga.
Setelah situasi dirasa aman, motor tersebut dijual melalui Facebook Marketplace seharga Rp4 juta kepada pembeli di wilayah Lumajang. Sementara telepon genggam dan tas korban dibuang ke sungai demi memutus jejak digitalnya.
Kelihaian AN sempat membuatnya lolos saat pertama kali diperiksa sebagai saksi. Namun, ketajaman penyidik Satreskrim Polres Probolinggo Kota tidak bisa dikecoh.
Pemeriksaan intensif yang dilakukan pada Selasa (14/7/2026) akhirnya meruntuhkan pertahanan AN. Ia mengakui seluruh perbuatannya.
Berita Terkait
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk
-
Dihabisi Kekasih: Fakta Di Balik Kematian Tragis Gadis 19 Tahun di Lumajang
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026