Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Temanggung saat menyampaikan aspirasi kepada Komisi IV DPR RI. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
- Petani tembakau dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat mendatangi Gedung Kemenko PMK di Jakarta untuk menolak rancangan aturan pembatasan nikotin dan tar.
- Asosiasi Petani Tembakau Indonesia menilai aturan pembatasan kadar nikotin dan tar tersebut akan merugikan perekonomian serta mematikan mata pencaharian jutaan petani.
- Kemenko PMK menyatakan bahwa rancangan aturan pembatasan nikotin dan tar belum akan ditetapkan dalam waktu dekat serta masih dikaji lintas lembaga.
Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Kebudayaan dan Manusia (KemenkoPMK) telah menandatangani surat kesepakatan saat menemui para perwakilan petani tersebut yaitu Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas, Nancy Dian Anggraini, dan Kepala Biro Komuniaksi dan Persidangan, Budi Prasetyo pada tanggal 21 Juli 2026.
Surat tersebut menyatakan bahwa pengaturan ambang batas nikotin dan tar tidak akan dibahas belum akan ditetapkan dalam waktu dekat.
Selain itu surat kesepatakan tersebut juga menyebutkan bahwa substandi pengaturan kadar nikotin dan tar masih akan ditelaah atau dikaji dan dibahas secara komprehensif melalui mekanisme koordinasi lintas Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, industri dan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?
-
Sempat Hilang Sebulan, Jejak Pembunuh Manusia Silver Berakhir di Rumah Kos Kediri
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat