Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. [Instagram]
Baca 10 detik
- Polrestabes Surabaya memperketat pengamanan menjelang rencana aksi damai ribuan anggota PSHT di Surabaya pada Jumat (31/7/2026).
- Polisi menggeledah markas M1R di Jalan Teuku Umar pada Kamis (30/7/2026) dan menyita sejumlah senjata tajam.
- Aksi damai tersebut dipicu oleh insiden bentrokan sebelumnya yang melibatkan oknum debt collector dan anggota PSHT.
Polrestabes Surabaya juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
"Kami meminta semua pihak mengedepankan situasi kamtibmas. Apabila ada pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku," kata Luthfie.
Polisi memastikan pengamanan akan dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung serta memastikan kegiatan penyampaian pendapat dapat berjalan dengan tertib dan damai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh