- Totok menikam istri siri dan anak tirinya di Madiun pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.
- Polres Madiun berhasil menangkap pelaku di jalanan pada keesokan harinya, yaitu Rabu, 19 Agustus 2026.
- Kedua korban kini sedang menjalani perawatan intensif untuk memulihkan luka tusuk di RSUD dr Soedono.
SuaraJatim.id - Suasana di Jalan Munggut Arum, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (18/8/2026) malam pecah oleh jeritan yang menyayat.
Di balik dinding sebuah rumah, sebuah drama rumah tangga yang awalnya hanya adu mulut, berubah menjadi teror berdarah yang nyaris merenggut nyawa.
Seorang pria bernama Totok tega menghunuskan senjata tajam ke arah istri sirinya, Widya. Namun, yang membuat hati siapa pun terenyuh adalah keberanian N, anak perempuan Widya yang masih di bawah umur. Tanpa ragu, bocah itu pasang badan, mencoba melerai amarah sang ayah tiri yang sudah gelap mata.
Nahas, niat tulus itu dibalas dengan kekejaman. Totok mendorong tubuh mungil itu hingga jatuh, lalu mendaratkan tikaman ke perut bagian atas sang bocah. Tak berhenti di situ, Widya pun menjadi sasaran amukan hingga menderita luka tusuk di bagian samping perut.
Wahyu Trisayakti, salah satu warga setempat, mengatakan tidak melihat saat pisau itu menembus kulit, namun jeritan minta tolong membawanya pada pemandangan yang mengerikan.
"Saat saya lihat, korban sudah berlumuran darah. Saya langsung bawa masuk ke rumah untuk pertolongan darurat," ucap Wahyu dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Ada satu detail yang membuat Wahyu takjub adalah ketegaran N. Meski luka di perutnya menganga dan darah terus mengucur, bocah itu tidak menangis.
Dengan sisa tenaganya, ia melepas jilbab yang dikenakannya, lalu melilitkannya kuat-kuat ke perut untuk menahan pendarahan.
"Dia tidak menangis sama sekali. Jilbabnya dipakai untuk menutup luka. Karena kondisinya darurat, saya langsung ganti baju dan melarikan mereka ke rumah sakit," tambah Wahyu.
Baca Juga: Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
Usai melakukan aksi kejinya, Totok sempat terkepung oleh warga yang berdatangan. Namun, bak licinnya belut, ia berhasil lolos dari kepungan massa dan menghilang di kegelapan malam.
Pihak kepolisian tak tinggal diam. Tim URC Opsnal Satreskrim Polres Madiun segera bergerak memburu pelaku. Persembunyian Totok tak bertahan lama. Rabu (19/8/2026), sehari setelah kejadian, ia berhasil diringkus petugas saat sedang berada di jalanan.
"Semalam kami cari di rumahnya tidak ada. Hari ini berhasil kami amankan di jalan," tegas Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agung Hartawan.
Kini, Totok harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Sementara itu, di bangsal RSUD dr Soedono Kota Madiun, Widya dan putrinya masih berjuang untuk pulih.
Motif di balik gelap matanya pria tersebut masih didalami, meski warga sekitar menyebut bahwa cekcok rumah tangga memang sering menghantui pasangan nikah siri tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026