- Suami berinisial IK menggerebek istrinya yang berselingkuh dengan pegawai BPN berinisial DAN di rumah kos Kecamatan Tuban pada Rabu, 19 Agustus 2026.
- Polresta Tuban menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian dan menangani kasus dugaan perzinaan ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku.
- Pasangan selingkuh tersebut terancam hukuman maksimal satu tahun penjara berdasarkan Pasal 411 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
SuaraJatim.id - Malam di sebuah rumah kos di Kecamatan Tuban diliputi ketegangan pada Rabu (19/8/2026). Seorang suami berinisial IK, asal Bojonegoro, harus menelan pil pahit saat mendapati sang istri tercinta, YIFN (34), sedang berduaan di dalam kamar kos bersama pria lain.
Mirisnya, pria yang menjadi tamu tak diundang dalam rumah tangga IK tersebut bukanlah orang sembarangan. Ia adalah DAN (42), seorang pria asal Kota Mojokerto yang diketahui merupakan oknum pegawai di kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tuban.
Penggerebekan ini menjadi awal terkuaknya dugaan perselingkuhan yang kini ditangani serius oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tuban.
Tak hanya mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu peristiwa malam itu.
Kasi Humas Polresta Tuban, Iptu Mokhamad Iksan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa potong pakaian sebagai alat bukti penguat.
"Hasil pengungkapan, petugas mengamankan satu helai daster warna pink bermotif bunga, dua helai celana dalam warna cream, serta satu helai sarung warna hitam bermotif wayang," ujar Iksan, Selasa (25/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Skandal ini kini memasuki babak hukum. Berdasarkan laporan sang suami yang tak terima dikhianati, polisi menjerat pasangan selingkuh ini dengan pasal perzinaan.
DAN dan YIFN terancam hukuman maksimal satu tahun penjara sesuai dengan Pasal 411 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
"Saat ini perkara tersebut masih dalam proses penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," imbuh Iksan.
Baca Juga: Kecelakaan di Simpang Kembang Ijo Tuban: Nyawa Gadis 19 Tahun Melayang
Pihak Polresta Tuban menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional, terutama mengingat keterlibatan oknum abdi negara di dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT