- KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031 di Jombang, Senin (31/8/2026).
- Gus Kikin merupakan cicit pendiri NU KH Hasyim Asy’ari serta pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang.
- Selain tradisi pesantren, Gus Kikin memiliki pengalaman panjang di bidang bisnis, organisasi, dan kepemimpinan wilayah.
Sementara pendidikan umum ditempuh di Jombang, mulai dari MI Parimono, SMPN 1 Jombang, hingga SMPP yang kini dikenal sebagai SMAN 2 Jombang.
Setelah pendidikan menengah, Gus Kikin melanjutkan pendidikan di akademi pelayaran.
Pilihan pendidikan tersebut kemudian membawanya memasuki dunia profesional dan usaha. Ia memiliki pengalaman di bidang pelayaran, bisnis, hingga pengelolaan perusahaan.
Salah satu kiprahnya berada di sektor minyak dan gas bumi melalui PT Energi Mineral Langgeng (EML), perusahaan nasional yang mendapat amanah mengelola South East Madura Block.
Pengalaman tersebut menjadi modal berbeda bagi Gus Kikin ketika kemudian aktif dalam kepemimpinan pesantren dan organisasi NU.
Ia tidak hanya mengenal dunia keagamaan, tetapi juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan organisasi dan bisnis.
Dari PWNU Jawa Timur ke PBNU
Karier organisasi Gus Kikin di NU kemudian semakin menonjol ketika ia dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
Ia sempat menjadi penjabat Ketua PWNU Jawa Timur menggantikan KH Marzuqi Mustamar sebelum kemudian terpilih sebagai Ketua PWNU Jawa Timur periode 2024–2029.
Baca Juga: Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat rekam jejaknya. Jawa Timur merupakan salah satu basis terbesar NU dengan jaringan pesantren, lembaga pendidikan, dan warga Nahdliyin yang sangat luas.
Dukungan untuk Gus Kikin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU kemudian menguat setelah PWNU Jawa Timur bersama PCNU se-Jawa Timur memberikan mandat kepadanya.
Wakil Rais PWNU Jawa Timur KH Abdul Matin Djawahir menegaskan pencalonan tersebut bukan berasal dari ambisi pribadi Gus Kikin.
“Ini bukan keinginan pribadi beliau. Kita tanya beliau siap atau tidak, katanya siap. Murni pendapat PCNU. Alhamdulillah seluruh PCNU bersama PWNU satu garis mengusung kiai,” katanya.
Menurut dia, selain memiliki hubungan darah dengan keluarga besar KH Hasyim Asy’ari, Gus Kikin juga memiliki pengalaman organisasi yang matang hingga tingkat PBNU.
Sosoknya dinilai cenderung teduh dan mengedepankan ukhuwah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir