- Ditintelkam Polda Jawa Timur menggagas Posko Siaga Industri pada Selasa, 1 September 2026, guna mencegah aksi premanisme di kawasan industri.
- Program strategis tersebut diprioritaskan di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut dan Java Integrated Industrial and Ports Estate Gresik.
- Inisiatif kolaboratif ini bertujuan melindungi realisasi investasi semester I 2026 sebesar Rp72,7 triliun agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Polda Jatim juga melakukan sosialisasi Posko Siaga Industri kepada sejumlah organisasi kemasyarakatan. Menurut Edi, seluruh elemen masyarakat perlu memiliki kesadaran bersama bahwa keamanan kawasan industri bukan hanya persoalan aparat, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan investasi dan penyerapan tenaga kerja.
Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, dibentuk pula Satuan Tugas (Satgas) dan Posko Siaga Industri yang melibatkan unsur kepolisian, pengelola kawasan industri serta stakeholder terkait.
Satgas tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi, meningkatkan efektivitas deteksi dini dan menghadirkan respons cepat ketika muncul potensi gangguan keamanan.
"Melalui proyek perubahan ini, Polda Jatim diharapkan mampu menghadirkan model kolaborasi yang dapat menjadi contoh dalam pengamanan objek vital nasional, khususnya kawasan industri," katanya.
Program ini menjadi semakin penting di tengah besarnya nilai investasi yang masuk ke Jawa Timur.
Pada Semester I 2026, Jawa Timur mencatat realisasi investasi sekitar Rp72,7 triliun dan masuk jajaran tiga besar nasional sebagai daerah tujuan investasi.
Investasi tersebut tersebar dalam lebih dari 87 ribu proyek dan mampu menyerap sekitar 135 ribu tenaga kerja.
Dengan nilai investasi sebesar itu, stabilitas keamanan kawasan industri menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.
Karena itu, keberadaan Posko Siaga Industri diharapkan tidak hanya menjadi instrumen penanganan gangguan keamanan, tetapi juga menjadi benteng awal untuk memastikan praktik premanisme tidak mengganggu aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
Sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI yang menempatkan penguatan ketahanan ekonomi, peningkatan investasi, hilirisasi industri serta kepastian hukum dan keamanan sebagai prioritas pembangunan, Polda Jatim berharap model pengamanan berbasis kolaborasi tersebut dapat memperkuat perlindungan terhadap kawasan industri strategis.
"Dengan dukungan seluruh stakeholder, sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan kawasan industri yang aman, kondusif, bebas dari aksi premanisme, sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jawa Timur," pungkas Edi.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT