Polres Magetan masih mendalami kasus penemuan bayi laki-laki prematur di bawah pohon randu, kawasan kebun di belakang rumah warga Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo. Hasil penyelidikan sementara mengungkap, bayi diduga sengaja ditinggalkan oleh ibu kandungnya yang masih duduk di kelas X SMK setelah melahirkan seorang diri. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
- Seorang siswi SMK di Magetan melahirkan bayi prematur seorang diri dan meninggalkannya di kebun pada Jumat (4/9/2026).
- Bayi tersebut berhasil ditemukan oleh sang kakek dalam waktu tiga puluh menit dan kini dirawat intensif di rumah sakit.
- Polisi menyelidiki dugaan motif rasa malu serta memeriksa pria berinisial N yang diduga sebagai ayah dari bayi tersebut.
"Kami belum bisa memastikan apakah ada unsur aborsi atau tindakan pidana lainnya. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan ibu dan bayi," tegas Indra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya