- Pemkab Blitar merencanakan dana hibah Rp2,3 miliar untuk Kampung Religi Gus Iqdam di Desa Karanggayam pada APBD 2027.
- DPRD Blitar mendesak evaluasi nominal anggaran tersebut agar pembagian dana bagi pondok pesantren lain tetap adil.
- Wakil Bupati Blitar menyatakan proyek bertujuan menggerakkan UMKM serta membangun fasilitas manasik haji terlengkap di Jawa Timur.
SuaraJatim.id - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelontorkan dana hibah sebesar Rp2,3 miliar untuk pembangunan Kampung Religi Gus Iqdam menuai sorotan tajam dari kalangan legislatif.
Meski tidak menolak proyek tersebut, DPRD Kabupaten Blitar mendesak pemerintah mengevaluasi nominal anggaran demi menjaga keadilan bagi puluhan pondok pesantren lain di wilayah Blitar.
Kawasan wisata religi tersebut rencananya akan dipusatkan di sekitar markas Majelis Sabilu Taubah pimpinan pendakwah muda Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam), di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat.
Anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Fraksi Golkar, Anik Wahjuningsih, menegaskan bahwa kritik dewan bukan bermaksud menjegal kegiatan keagamaan, melainkan menyangkut asas proporsionalitas APBD.
Diketahui, usulan awal proyek ini bahkan sempat dipatok di angka fantastis Rp4,7 miliar sebelum akhirnya disusutkan menjadi Rp2,3 miliar di meja pembahasan.
"Secara prinsip kami welcome. Namun yang perlu dievaluasi adalah besar nominalnya. Masalahnya bukan memberi hibah ke Majelis Sabilu Taubah, tapi pondok pesantren di Blitar yang butuh bantuan pemerintah itu banyak, tidak hanya satu," tegas Anik, Rabu (21/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kritik senada dilayangkan Ketua Fraksi PKB DPRD Blitar, Lutfi Aziz. Ia mengingatkan agar Pemkab tidak menganaktirikan lembaga pendidikan keagamaan lain di Blitar yang kondisi fasilitasnya jauh lebih memprihatinkan.
"Legislatif tidak menghalangi hibah untuk pondok, itu bagus untuk pendidikan. Hanya saja catatannya, pesantren di Blitar kan bukan cuma satu. Pemkab harus membagi anggaran secara adil," sindir Lutfi.
Menjawab sorotan dewan, Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, membeberkan alasan kuat di balik keberpihakan pemerintah daerah.
Baca Juga: Geger Dua Anggota DPRD Jatim dan Bojonegoro Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?
Menurutnya, magnet Gus Iqdam telah terbukti menggerakkan roda ekonomi rakyat dan ratusan UMKM lokal secara mandiri lewat kehadiran puluhan ribu jemaah setiap pekannya.
"Tanpa sentuhan APBD saja, Sabilu Taubah sudah menghidupkan begitu banyak UMKM. Perputaran ekonominya luar biasa. Sangat tidak pas kalau pemda tidak ikut hadir memfasilitasi," kata Beky.
Beky bahkan memaparkan konsep megah pembangunan kawasan tersebut. Pemkab berambisi mendirikan fasilitas manasik haji dan umrah terlengkap se-Jawa Timur.
"Rencananya kita bangun masjid, replika Kakbah, hingga lintasan Sa'i berlampu hijau seperti persis di Mekkah untuk manasik se-Jawa Timur dan sarana edukasi sekolah. Fasilitas seperti ini belum ada di Jatim," bebernya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani, menegaskan alokasi hibah tersebut diproyeksikan untuk Raperda APBD 2027 dan saat ini masih digodok alot di Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
"Untuk tahun 2026 belum ada karena aturan hibah tidak boleh berturut-turut. Tujuannya murni pemberdayaan ekonomi warga dan memfasilitasi ribuan pedagang UMKM yang setiap pengajian selalu memadati lokasi," tandas Sisilia.
Berita Terkait
-
Geger Dua Anggota DPRD Jatim dan Bojonegoro Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan
-
Terciduk Nyabu di Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Fraksi Gerindra Terancam Dipecat
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap
-
92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar
-
Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!
-
Petaka Bakar Sampah di Probolinggo: Terjatuh, Warga Tewas Terpanggang Api Sendiri
-
Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM