Boleh Nyoblos Pilpres, Pasien Rumah Sakit Jiwa: Luber Mas No Comment

"Kami juga punya hak untuk memilih, orang gila juga punya hak," tuturnya.

Reza Gunadha
Kamis, 04 April 2019 | 16:42 WIB
Boleh Nyoblos Pilpres, Pasien Rumah Sakit Jiwa: Luber Mas No Comment
Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang, sekitar 450 pasien dirawat inap di tempat ini [VOA/Petrus Riski]

SuaraJatim.id - KPU mengizinkan penderita gangguan kejiwaan untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu dan Pilpres 2019 pada 17 April. Syaratnya, mereka dinyatakan siap oleh keluarga dan tim perawatya. Lantas, bagaimana pendapat mereka sendiri?

Senandung suara Ahmad Haris di halaman paviliun Kutilang terdengar cukup jelas pada siang itu. Liriknya berisi mengenai beratnya bekerja sebagai buruh bangunan.

Menyanyi adalah salah satu kegiatan yang dilakukannya sehari-sehari, selain membersihkan kamar dan paviliun serta berbincang dengan teman-temannya di ruangan yang sama.

Pria asal Malang, Jawa Timur ini adalah penderita gangguan kejiwaan atau kerap disebut sebagai “orang dengan gangguan jiwa” (ODGJ), yang merupakan penghuni Rumah Sakit Jiwa Dokter Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Jawa Timur.

Baca Juga:Arema FC Siap Pecundangi Kalteng Putra di Banjarmasin

Kepada Voice of America, Haris mengakui akan menggunakan hak pilihnya saat hari pencoblosan nanti. Haris adalah satu dari sekian orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dapat menilai sebuah realita dengan baik.

“Ya iya, orang RSJ kan nyoblos, punya hak menyoblos. Ya LUBER mas, langsung, umum, bebas, rahasia Mas. No comment,” ujar Ahmad Haris.

Ahmad Haris yang lebih banyak bicara dibandingkan sesama penghuni RSJ Lawang, menegaskan punya hak sama untuk berpartisipasi dalam pemilu. Begitu juga kawan-kawannya, kata Haris.

Haris memastikan akan mencoblos calon yang telah dipilihnya, dan tidak akan golput dalam pemilu nanti.

“Kalau aku hanya menyuruh dan berusaha kasih motivasi untuk maju. Ya kasihan mereka, kan mereka juga punya hak untuk memilih, orang gila juga punya hak," tuturnya.

Baca Juga:Selang Rem Bocor, BMW Tarik 2.707 Unit Skutik Bertenaga Besar

Ia melanjutkan, "Ada juga mantan orang gila yang jadi caleg, itu gak tahu. Nah kita juga manusia, juga warga negara Indonesia, warga negara yang baik harusnya nyoblos, eman (sayang) kalau golput eman. Di sini berobat dulu, sembuh pulang, besok aku pulang,” tutur Haris.

Sementara itu, Minarti, salah seorang penghuni lain di RSJ Lawang, mengakui tidak mengetahui kapan pemilu akan dilangsungkan. Dia mengatakan tidak didaftarkan oleh keluarganya, meskipun ingin ikut mencoblos.

“Mboten, mboten didaftaraken. Tumut menawi wonten. (Tidak, tidak didaftarkan. Ingin ikut kalau ada undangan),” kata Minarti.

Dokter Ika Nurfarida SpKJ dari RSJ Wardjiman Wediodiningrat Lawang mengungkapkan, gangguan jiwa ada beberapa kategori, di antaranya  ringan-sedang yang dapat menggunakan hak pilihnya.

Sementara pasien gangguan jiwa berat, bilamana masuk episode akut, maka orang itu tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Hal ini karena orang tersebut memiliki gangguan dalam menilai suatu realita. Namun, bila orang itu diobati, menjalani terapi, serta dinyatakan sembuh dan melewati fase akut, maka tidak masalah bila akan menggunakan hak pilihnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak