Kelelahan dan Sesak Napas, Solikin Meninggal Dunia Setelah Jaga TPS 24

Solikin mengeluh pusing setelah kelelahan berjaga di TPS 24 pada Rabu (17/4).

Dwi Bowo Raharjo
Jum'at, 19 April 2019 | 14:39 WIB
Kelelahan dan Sesak Napas, Solikin Meninggal Dunia Setelah Jaga TPS 24
Ilustrasi TPS. [siara.com/ Ummi Hadyah Saleh]

SuaraJatim.id - M. Solikin (46), meninggal dunia diduga karena kelelahan seusai melakukan penjagaan di tempat pemungutan suara (TPS) 24 Desa Pulo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Solikin merupakan anggota perlindungan masyarakat (Linmas).

Terkait itu, Komisioner KPU Jember M. Ridhol Mujib menyampaikan bela sungkawa.

"Memang benar anggota Linmas warga Dusun Gumukmas, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh meninggal dunia dan kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam karena beliau meninggal saat bertugas menjaga TPS," kata M. Ridhol Mujib seperti diberitakan Antara, Jumat (19/4/2019).

Berdasarkan laporan Polsek Tempeh, Solikin mengeluh pusing setelah kelelahan berjaga di TPS 24 pada Rabu (17/4). Setelah itu, yang bersangkutan pingsan dan akhirnya dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Gesang, namun nyawanya tidak tertolong saat tiba di puskesmas setempat.

Baca Juga:Pengamat Sebut Pemilu 2019 Hanya Menguntungkan Partai Pengusung Capres

"Berdasarkan informasi yang kami terima, anggota Linmas yang meninggal tersebut karena kelelahan hingga mengalami sesak napas dan mengembuskan napas terakhirnya saat dibawa ke puskesmas," kata dia.

Ridhol menerangkan, pihaknya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan uang santunan kepada pihak keluarga anggota Linmas yang meninggal tersebut di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh.

"Kami memberikan tali asih kepada keluarganya dan mengucapkan ikut berduka cita atas meninggalnya almarhum sebagai anggota Linmas yang menjaga TPS 24 di Desa Pulo," kata dia.

Komisioner KPU Lumajang menjenguk Ketua KPPS Sarikemuning yang sempat pingsan dan menjalani perawatan di RS Wijaya Kusuma (Foto KPU Lumajang)
Komisioner KPU Lumajang menjenguk Ketua KPPS Sarikemuning yang sempat pingsan dan menjalani perawatan di RS Wijaya Kusuma (Foto KPU Lumajang)

Selain Solikin, ketua panita pemungutan suara (PPS) Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro bernama Rivan Ade Mahendra dilaporkan tidak sadarkan diri atau pingsan. Rivan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wijaya Kusuma setelah mengantar kotak suara ke panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada Kamis (18/4) kemarin.

"Setelah mendegar kabar anggota PPS pingsan akibat kelelahan, kami langsung menjenguknya di rumah sakit karena proses pemungutan suara memang memakan waktu yang lama, sehingga menguras tenaga dan pikiran," katanya.

Baca Juga:Usai Pemilu 2019, KPK Imbau Anggota Legislatif Segera Lapor LHKPN

Ia mengimbau penyelenggara pemilu di tingkat desa dan kecamatan untuk menjaga kondisi kesehatannya dan tidak lupa makan agar staminanya tetap terjaga saat melakukan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini