Usai Dibius dan Kondisi Tangan Terikat, Iwan Tewas saat Menuju RS Jiwa

Agung Sandy Lesmana
Usai Dibius dan Kondisi Tangan Terikat, Iwan Tewas saat Menuju RS Jiwa
Ilustrasi gangguan jiwa. (Shutterstock)

Dengan tangan diikat menggunakan tali berbahan nilon, Iwan meninggal dunia ketika kendaraan yang membawanya baru saja melewati wilayah Kota Blitar.

Suara.com - Seorang penderita gangguan jiwa bernama Iwan Guntoro (41) meninggal dunia setelah diduga mendapatkan suntikan obat bius atau obat penenang. Warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Tulungagung itu meninggal dunia Senin (22/4/2019) saat dalam perjalanan dari rumahnya menuju RSJ Sumberporong, Kabupaten Malang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, sebelum perjalanan menuju Malang, Iwan mendapatkan suntikan obat bius dari seorang tenaga medis yang menjemputnya untuk dibawa ke RSJ Sumberporong guna menenangkan dirinya yang sejak beberapa hari terakhir sering mengamuk.

Dengan tangan diikat menggunakan tali berbahan nilon, Iwan meninggal dunia ketika kendaraan yang membawanya baru saja melewati wilayah Kota Blitar.

Kepala Desa Kaliwungu Bambang Dwijono yang turut menyaksikan proses pemberangkatan Iwan ke Malang mengatakan Iwan sempat mendapatkan dua kali suntikan obat bius.

Kasubag Humas Polres Tulungagung AKP Sumaji mengatakan polisi tidak bisa menyimpulkan apa penyebab kematian Iwan lantaran pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jasadnya.

"Ayah korban sekaligus mewakili keluarga membuat surat pernyataan tidak berkenan atas korban dilakukan otopsi dalam," ujar Sumaji kepada Suara.com, Selasa pagi (23/4/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, lanjut Sumaji, selama empat hari sebelum meninggal Iwan tidak mau makan dan hanya minum kopi.

Kontributor : Agus H

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS