Jarang Keluar Malam, Petugas KPPS Ini Meninggal Usai Kerja 24 Jam

Dwi Bowo Raharjo
Jarang Keluar Malam, Petugas KPPS Ini Meninggal Usai Kerja 24 Jam
Maria Magdalena, istri dari anggota TPS Tambaksari yang meninggal. (Suara.com/Dimas Angga P)

Maria mengira suaminya hanya kelelahan dan masuk angin biasa.

Suara.com - Tomy Heru Siswantoro (46), petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) 19 di Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Jawa Timur meninggal dunia, Kamis (25/4/2019). Heru mengalami sesak nafas setelah bertugas di TPS pada 17 April.

"Bapak berangkat ke TPS jam setengah 7 pagi, dan pulang besoknya jam setengah 7 pagi, langsung mengeluh sesak nafas," ujar istri Tomy, Maria Magdalena, Kamis .

Maria menjelaskan, ia sempat membawa suaminya ke Dokter setempat, dan dari Dokter hanya diberikan obat.

"Tadi pagi saya bawa ke IGD RKZ Surabaya, periksa laboratorium dan nunggu laporan, katanya ada pembengkakan di jantung," kata dia.

Awalnya, Maria mengira suaminya hanya kelelahan dan masuk angin biasa setelah menjadi petugas KPPS. Bahkan dia sempat mengeroki suaminya dengan minyak kayu putih.

"Iya, awalnya saya kira masuk angin biasa, kan bapak jarang keluar larut malam, tidak taunya sampai kayak gini," ungkapnya.

Maria kemudian berharap pada pemerintah agar tidak memberikan tugas berat yang memakan waktu puluhan jam saat Pemilu selanjutnya.

"Banyak, dengar-dengar Bu Walikota (mau) datang. Untuk selanjutnya kalau bisa anggota TPS sebisa mungkin jangan diforsir," pungkasnya.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS