Sempat Terputus karena Banjir, Jalur KA Pasuruan-Bangil Kembali Beroperasi

Bangun Santoso
Sempat Terputus karena Banjir, Jalur KA Pasuruan-Bangil Kembali Beroperasi
Ilustrasi jalur kereta api terendam banjir. (Suara.com/Adam Iyasa)

Jalur kereta api di Km 58+9/0 Pasuruan-Bangil sempat terputus sejak Senin (29/4/2019) karena banjir

Suara.com - Setelah sempat mengalami kerusakan sejak Senin (29/4/2019) pagi hingga memutus jalur perlitasan di Km 58+9/0, kini jalur kereta api Pasuruan - Bangil sudah bisa dilewati.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto menjelaskan, mulai hari ini, Selasa (30/4/3019) pukul 02.40 WIB, jalur tersebut kembali beroperasi.

"Kami informasikan bahwa jalur rel antara Pasuruan - Bangil di Km 58+9/0 yang kemarin tidak bisa beroperasional karena banjir, pada hari ini Selasa, jam 02.40 WIB, petak jalan rel tersebut telah bisa dilalui," ujar Suprapto, Selasa (30/4/2019).

Sebelumnya, pihak unit Jalan Rel PT KAI Daop 9 Jember melakukan perbaikan dan penguatan terhadap tubuh badan rel yang mengalami kerusakan akibat erosi dari derasnya banjir.

"Diharapkan pada hari ini, semua perjalanan kereta api di lintas Surabaya - Jember atau Surabaya - Banyuwangi bisa kembali normal seperti semula," ujar dia.

Menurut dia, untuk kereta api pertama yg melewati lokasi, adalah kereta barang berisi batu kricak.

"Kereta api yang pertama melintas adalah KA dengan nomor perjalanan klb d8/10081," katanya.

Sebelunnya, curah hujan yang cukup tinggi, yang terjadi pada hari Senin (29/4/2019) dini hari mengakibatkan banjir setinggi kurang lebih 15 cm dengan arus deras di km 59 +2/3 antara Stasiun Pasuruan - Stasiun Bangil (masuk wilayah PT KAI Daop 9 Jember) yang menyebabkan jalur rel tidak bisa dilalui.

Sejak pukul 00.39 WIB, semua kereta api yang melintas di km 59 +2/3, terpaksa berhenti dan ada juga yang dibatalkan pemberangkatannya.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS