Pekan Pertama Puasa, Harga Bawang di Gresik Naik Signifikan

Chandra Iswinarno
Pekan Pertama Puasa, Harga Bawang di Gresik Naik Signifikan
Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik, Jawa Timur. [Suara.com/Tofan Kumara]

Mahalnya harga bawang lebih disebabkan barang yang ada di pasaran terbatas, sehingga harga jual naik.

Suara.com - Pekan pertama Ramadan 1440 Hijriah harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik bergerak naik. Beberapa barang kebutuhan pokok mulai dari telor, beras dan minyak goreng umumnya mengalami kenaikan harga.

Seorang pedagang di Pasar Baru Gresik, Heni mengatakan semua harga mengalami kenaikan pada awal bulan puasa ini, mulai telor, beras, minyak, gula dan cabai. Tapi untuk yang rempah-rempah atau hasil bumi seperti bawang putih dan bawang merah kenaikan sangat signifikan.

Untuk bawang putih, lanjut Heni harga naik mencapai Rp 50.000 lebih per kilogram. Mahalnya harga bawang lebih disebabkan barang yang ada di pasaran terbatas, sehingga harga jual naik.

"Barang di pasar langkah, stok terbatas maka itu harga bawang menjadi mahal dijual Rp 53.000 lebih perkilogramnya," terang perempuan berusia 39 tahun itu.

Selain harga bawang, harga beras yang pada April lalu berada di kisaran Rp 10.000 per kilogram, pada Mei menjadi Rp 10.071 per kilogram. Sedangkan, harga telur ayam boiler juga mengalami hal yang sama.

Jika sebelumnya harga telur tersebut Rp 22.714 kemudian pada Mei ini naik menjadi Rp 23.429 per kilogram, sedangkan harga cabai masih tetap pada kisaran harga Rp 22.000 per kilogram.

"Harga sembako mulai naik, Telor, beras, cabai. Hanya bawang merah, bawang putih ada kenaikan signifikan per kilonya," tambah Heni.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Kabupaten Gresik Agus Budiono mengatakan semua harga sembako masih normal. Hanya bawang putih yang ada kenaikan yang cukup lumayan karena stok terbatas.

"Benar ada kenaikan signifikan harga bawang putih, itu karena stok terbatas. Kami sudah melakukan upaya untuk menormalkan kembali," kata Agus, Selasa (7/5/2019).

Agus meneruskan, harga bawang putih pada bulan April kisaran Rp 49.571 per kilogram kini menjadi Rp 53.857 per kilogram atau ada kenaikan Rp 4.286 per kilogram pada mei 2019.

Untuk itu, lanjut Agus saat ini pendistribusian bahan pokok khususnya bawang putih sudah dalam proses pengiriman dari pasar Puspa Agro untuk menormalkan harga umum dipasaran.

"Iya, kehabisan stok bawang putih. sekarang dilakukan pendistribusian bawang putih dari pasar induk Puspa Agro," kata Agus.

Kontributor : Tofan Kumara

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS