Dihantam Ombak di Pulau Karang, Nelayan Pencari Kerang Ditemukan Tewas

Chandra Iswinarno
Dihantam Ombak di Pulau Karang, Nelayan Pencari Kerang Ditemukan Tewas
Jenazah Sunardi (44), nelayan warga Dusun Wonosari, Desa Tugurejo, Kecamatan Wates dievakuasi di Pantai Gurah, Blitar, Minggu (19/5/2019) setelah tewas akibat dihantam ombak di Pulau Karang.[Dok.Polisi]

Beberapa menit kemudian, ombak besar menghantam Pulau Karang sebanyak sekitar tiga kali.

Suara.com - Seorang nelayan bernama Sunardi (44) tewas terhanyut gelombang laut setelah ombak menghantamnya ketika mencari kerang di pulau kecil dekat Pantai Gurah, Blitar, Jawa Timur pada Minggu (19/5/2019).

Dari informasi yang dihimpun, Sunardi berangkat melaut bersama enam orang tetangganya dari Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar sekitar pukul 13.00 WIB dengan tujuan Pulau Karang, pulau kecil yang berada di selatan pantai tersebut dengan jarak sekitar satu kilometer.

Setelah menambatkan perahu, tujuh nelayan itu berpencar mencari kerang laut. Beberapa menit kemudian, ombak besar menghantam Pulau Karang sebanyak sekitar tiga kali.

Usai ombak surut, rombongan nelayan tersebut berusaha berkumpul memastikan mereka selamat dengan berusaha saling berteriak memanggil nama teman mereka satu sama lain. Namun, Sunardi tidak menyahut panggilan teman-teman yang lain.

"Enam orang nelayan itu berusaha mencari keberadaan Sunardi. Dan sekitar pukul 14.30 WIB mereka menemukan tubuh Sunardi mengapung di sekitar Pulau Karang," ujar Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin, Senin (20/5/2019).

Para nelayan itu yang kemudian mengevakuasi jasad Sunardi ke Pantai Gurah dan kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan medis. Burhan mengatakan pihak keluarga korban menerima musibah tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jasad Sunardi.

Kontributor : Agus H

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS