Khofifah Sempat Dititipi Pesan dari Ani Yudhoyono untuk SBY

Rizki Nurmansyah
Khofifah Sempat Dititipi Pesan dari Ani Yudhoyono untuk SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono (kiri) melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat khusus kepresidenan di Bandara Internasional Halim Perdanakusumah. [Antara/Widodo S. Jusuf/foc]

"Ke mana Pak SBY bertugas maka Ibu Ani ikut mendampingi. Penguatan beliau untuk Pak SBY luar biasa," ucap Khofifah.

Suara.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut berduka cita atas wafatnya Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Sabtu (1/6/2019) siang.

Khofifah mengaku banyak memiliki kenangan terkait sosok Ibu Negara 2004-2014 yang mendampingi SBY selama 10 tahun memimpin Indonesia.

Mantan Menteri Sosial ini menilai Ani Yudhoyono, adalah figur istri yang sangat mendukung dan menguatkan pengabdian serta perjuangan suaminya.

"Ke mana Pak SBY bertugas maka Ibu Ani ikut mendampingi. Penguatan beliau untuk Pak SBY itu luar biasa," ucap Khofifah dilansir dari Antara, Sabtu (1/6/2019).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam acara buka puasa bersama dengan para atlet di Kantor KONI Jatim, Surabaya, Rabu (22/5/2019). [Suara.com/Dimas Angga Perkasa]
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam acara buka puasa bersama dengan para atlet di Kantor KONI Jatim, Surabaya, Rabu (22/5/2019). [Suara.com/Dimas Angga Perkasa]

Tidak hanya itu, keteladanan sosok Ani Yudhoyono yang setia mendukung Presiden SBY juga pernah dilihat sendiri oleh Khofifah.

Ketua Umum PP Muslimat NU itu teringat suatu ketika Ani Yudhoyono mengirimkan pesan untuk Khofifah, melalui seorang ajudan, yang saat itu sedang rapat bersama SBY ketika masih menjabat Menkopolhukam—kabinet pemerintahan Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Tolong sampaikan ke bapak kalau saya selalu menunggu dengan sabar di rumah," kata Khofifah menirukan pesan Ani Yudhoyono.

Hal itu, kata Khofifah, membuktikan betapa seorang istri itu luar biasa memberikan dukungan psikologis dan doa atas suksesnya suami.

Almarhumah mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono meninggal dunia hari ini sekitar pukul 10.50 WIB di National University Hospital, Singapura.

Jenazah Ani Yudhoyono telah dibawa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk disemayamkan, lalu disalatkan di dalam masjid kompleks tersebut.

Warga Indonesia yang bermukim di Singapura mendoakan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO]
Warga Indonesia yang bermukim di Singapura mendoakan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO]

Duta Besar RI untuk Singapura, I Gusti Ngurah Swajaya mengatakan, pemulangan jenazah Ani Yudhoyono ke Jakarta yang rencananya pada, Minggu (2/6/2019) pagi, dipercepat menjadi malam ini.

Keputusan mempercepat pemulangan jenazah, kata dia, datang dari keluarga dan akan dibawa menggunakan pesawat Hercules yang saat ini sedang dalam perjalanan ke Singapura.

Rencananya almarhumah Ani Yudhoyono akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019) besok.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS